B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Nasib nahas menimpa Asep (50) warga Kampung Pamoyanan, RT02, RW 03, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Asep ditemukan tewas setelah tenggelam di Leuwi Kangkung, Sungai Cisadane, Jumat siang (28/02/20), sekira pukul 12:00 WIB.
Asep tewas diduga terpleset di bebatuan Sungai. Sebelum kejadian, Asep menjaring ikan ditemani tetangganya Abah Sobri.
“Saat sedang menebar jala, jaringnya tersangkut di batu dan korban terpeleset terus hanyut tenggelam. Kejadian pukul 12 siang. Korban ditemukan pukul 13 dan sudah dalam kondisi meninggal. Jenasah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Pamoyanan,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah.
Terpisah, Ketua RW setempat, Usep menambahkan, korban merupakan warga yang tinggal diwilayahnya. Kesehariannya memang memiliki hoby menjaring ikan di Sungai.
“Biasanya kalo diajak mancing atau menjaring ikan korban ga pernah mau kalo siang hari. Korban sukanya malam hari. Itu saya dapat informasi dari warga dan kerabatnya, begitu. Saya tadi lama dirumah duka untuk menenangkan keluarga korban. Saya coba tenangkan, disana juga ada Pak Camat,”tutur Usep.
“Disungai itu korban ke saya meminta izin untuk buang air besar. Tapi saya lihatin ternyata lagi ngejaring ikan di bebatuan. Saya liat Asep jatoh ke sungai. Tangannya gerak gerak. Jala masih nempel ditangannya. Posisi saya sama korban bersebrangan lumayan aga jauh,”kata Abah Sobri meneruskan cerita Pak RW.
“Sebelum hanyut, Abah udah gak enak hati,”ungkapnya.
Asep ditemukan tewas didalam Leuwi Sungai Cisadane. Korban hanyut tenggelam setelah terpeleset. Tak lama berselang, petugas BPBD dibantu warga tiba dan mengevakuasi korban dengan posisi tangan terikat jala.
“Korban saat ditemukan masih ada nafas. Tapi gak lama meninggal. Korban langsung dibawa kerumah duka, usai disolatkan di Masjid sekitar tempat kejadian,”kata Aling, warga Rangga Mekar. (Erry/bc)




No comment