B-CHANNEL, KOTA BOGOR–
Anggota DPRD Kota Bogor Sri Kusnaeni menghadiri acara launching aplikasi “POLINK GAUL” yang dilaksanakan di Kompleks Balai Kota Bogor, Rabu (02/03/21).
Polink Gaul singkatan dari ‘Pojok Konseling Keluarga Unggul) ini merupakan aplikasi yang dirancang oleh Yayasan Pendidikan Mata Pena,dan dikerjasamakan dengan DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bogor.
Pada kesempatan, anggota Fraksi dari PKS DPRD Kota Bogor ini berharap, aplikasi Poling Unggul bisa disosialisasikan secara masif kepada seluruh kalangan masyarakat. Hal ini penting, agar masyarakat Kota Bogor dapat mengakses dan memanfaatkan secara baik aplikasi tersebut.
Melalui, aplikasi tersebut, kara Sri, para orang tua maupun anak-anak bisa curhat dan berkonsultasi secara langsung.
“Dengan adanya aplikasi ini saya berharap anak-anak yang butuh untuk curhat bisa mendapatkan saluran yang tepat. Di arahkan ke hal-hal yang positif . Demikian juga orang tua yang butuh untuk berkonsultasi dalam membangun keluarga harmonis, bisa terfasilitasi dengan baik,”ungkapnya
Lanjut Sri mengatakan, jangan sampai keluarga-keluarga di Kota Bogor kehilangan pegangan ketika menghadapi masalah, karena tidak menemukan tempat konsultasi yang tepat. Tentu saja program ini sejalan dengan visi Bogor sebagai kota ramah keluarga. Maka DPRD akan support.
Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor meluncurkan aplikasi Pojok Konseling Keluarga Unggul (POLINK GAUL) untuk membantu warga berkonsultasi masalah keluarga, perempuan dan anak.
Wali Kota Bogor, Bima Arya secara langsung memimpin peluncuran aplikasi POLINK GAUL yang dilaksanakan secara virtual di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor.
Ia didampingi jajaran DP3A Kota Bogor, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Fahrudin dan perwakilan Yayasan Pendidikan Mata Pena.
Apresiasi diungkapkan Bima Arya atas peluncuran aplikasi yang melibatkan beberapa stakeholder.
Kepada DP3A Kota Bogor, perangkat daerah terkait dan jajaran aparatur wilayah, Bima Arya meminta untuk membantu menyosialisasikannya, karena aplikasi yang bagus tanpa banyak yang diketahui, tidak ada artinya.
“Saya minta betul agar sosialisasinya melalui semua media dan channel dilakukan secara massif karena ini penting banget. Selain itu juga harus user friendly, mudah diakses dan mudah digunakan semua lapisan masyarakat, direspon dengan cepat dan efektif. Untuk itu perlu adanya evaluasi dan assessment agar diketahui sejauh mana aplikasinya user friendly,†katanya. (ER/BC)




No comment