B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Terminal Air Hidran Umum atau ‘TAHU’ merupakan salah satu program Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Pakuan Kota Bogor. Program tersebut disiapkan bagi wilayah yang belum tersedia terminal air hidran umum.
Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Sanjaya mengatakan, memberikan program TAHU sebagai langkah pertama PDAM Kota Bogor.
Deni mengatakan, program tersebut telah dipersiapkan ditotalkan sebanyak 10 yang sudah terpasang di enam titik dan empat titik masih di order PDAM dengan kapasitas air sebanyak 6000 meter kibik per unit atau 6M3.
“Nanti bisa dikirim dua kali tangki itu gratis dalam kondisi darurat seperti kemarau saat ini,”kata Deni kepada media, Minggu (07/07/19).
Lanjut Dia, program TAHU khusus bagi wilayah yang belum tersedia terminal air hidran umum akan di survei terlebih dahulu kalaupun warga setempat berminat.
“Contohnya di daerah sebelah Kampung tunggilis Kedunghalang Bogor Utara itu aja yang sementara dan daerah perbatasan antara kota kabupaten,” katanya.
Ia menegaskan saat ini pasokan debit air di PDAM masih dalam batas normal. Ini juga sesuai dengan kondisi Sungai Ciliwung, Cisadane yang masih terbilang aman.
“Ya kalau misalnya cisadane-ciliwung nanti debit airnya berkurang, Ya itu kan dampak alam kita tidak bisa melawan kondisi alam, tapi yang jelas Alhamdulillah sampai dengan saat ini kondisi kapasitas masih normal dan tidak terjadi kekeringan di Kota Bogor, Kabupaten maupun di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment