IMB Apartement GPPC Dipertanyakan, Pemkot Harus Tegas


B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Pemerintah Kota Bogor diminta segera melakukan langkah kongkrit dan tegas serta bertanggung jawab atas dikeluarkannya izin mendirikan bangunan (IMB) untuk pembangunan Apartement Grand Park Pakuan City (GPPC) yang berlokasi di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Achmad Aswandi mempertanyakan dikeluarkannya IMB untuk GPPC oleh Pemkot Bogor, pasalnya, kenyataan dilapangan setelah IMB keluar, masih ada warga yang menolak dan belum memberikan perizinan.

“Selama warga masih ada yang belum memberikan persetujuan untuk perizinan, kenapa Pemkot Bogor mengeluarkan IMB. Ini harus ditelusuri lebih mendalam dan Pemkot Bogor jangan diam saja,” ungkap Ahmad Aswandi, Selasa (13/08/19).

Pria yang akrab disapa Kiwong ini menegaskan bahwa Pemkot Bogor harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan itu di lokasi. Setelah memgeluarkan IMB, terjadi permasalahan, jadi harus segera diselesaikan disemua tingkatan.

Masyarakat disekitar lokasi jangan sampai terpecah belah oleh adanya IMB yang sudah dikeluarkan, tetapi nyatanya masih ada warga yang belum memberikan perizinan.

“Kepentingan investor ke Kota Bogor harus memberikan dampak positif kepada lingkungan secara keseluruhan untuk kepentingan Kota Bogor. Jadi tidak hanya person to person saja atau hanya satu kelompok maupun lembaga, tetapi menyeluruh masyarakat harus selesai dan clear, baru IMB dikeluarkan,” tegasnya.

Politisi PPP ini meminta agar permasalahan GPPC tidak menimbulkan konflik horizontal di masyarakat. Semua persoalan harus diselesaikan, baik jalur musyawarah ataupun menggugat ke jalur hukum.

“Kita minta Pemkot segera bergerak dan menyelesaikannya. Masalah ini sangat besar dan harus segera dituntaskan,” tandasnya. (*)

Bogor Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *