Hajat Pengusaha Ditengah Pandemik, Warga Kota Bogor Minta Mukota Kadin Ditunda!

IMG 20201207 WA0011

B-CHANNEL, KOTA BOGOR-  Mukota Kadin Kota Bogor dalam waktu dekat ini akan dihelat. Berbagai persiapan tengah dilakukan panitia penyelenggara. Ratusan peserta pun akan hadir dalam Mukota dengan agenda utama pemilihan Ketua Kadin Kota Bogor masa bakti 2021-2025.

Rencananya, Mukota Kadin yang merupakan hajat para pengusaha Kota Bogor ini dilangsungkan di Saung Dolken pada 16 Desember mendatang dan masih ditengah pandemik Covid-19.

Untuk diketahui kasus Covid-19 di Kota Bogor masih cendrung meningkat. Oleh karena itu, Mukota ke-7 yang akan diadakan diruang tertutup, tentu dikawatirkan warga Kota Bogor, karena adanya potensi kerumunan dan memperluas penyebaran wabah virus corona. Meski pada kegiatan diterapkan protokol kesehatan.

Menanggapi hal itu, warga Kota Bogor Boy Koesnan buka suara. Menurut Boy, kegiatan Mukota Kadin yang akan digelar dengan tatap muka dan tidak dilaksanakan secara daring seyogyanya ditunda, agar tidak menjadi problem dikemudian hari.  Dimana kasus Covid Kota Bogor masih terus naik.

“Saat ini kan grafik covid-19 di Jabodetabek tinggi, khususnya Kota Bogor, kita harus bersama- sama membantu Satgas Covid-19 menekan laju penyebaran dan memberikan contoh disiplin atas diberlakukannya status PSBMK yang ada di Kota Bogor.

“Jadi saya sebagai warga akan bijak bila Muskot ditunda pelaksanaannya agar tidak terjadi klaster baru, pun bila dipaksakan harus ada sebaiknya disesuaikan mungkin dengan cara online. Hal ini agar tidak menimbulkan polemik baru di Kota Bogor terkait pelaksanaan peraturan dan perlakuan aturan itu sendiri,” ungkap Boy.

Menyangkut kegiatan Mukota Kadin, Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan pada SatuanTugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor, pihaknya mengaku sampai hari ini belum mengantongi surat permintaan izin atau pemberitahuan kegiatan Mukota Kadin dari pihak pelaksana.

Kendati begitu, Kepala Bidang Satgas Covid-19, Agustian Syah mengatakan, pihak Satgas akan memberikan rekomendasi jika surat izin telah diterimanha, sebagaimana peraturan berlaku ditengah pandemik Covid-19 dan masih dalam PSBMK.

“Acaranya pasti tetap berjalan, hanya saja nanti kita berikan rekomendasi tentang aturan protokol kesehatan. Dalam tahap PSBMK ini kan ada kebijakan. Jadi, nanti kita yang mengatur secara teknisnya. Kita lakukan pembatasan peserta yang hadir. Kita lihat dulu nanti berapa kafasitas jumlah ruang untuk yang hadir. Kita akan sesuaikan. Jadi, setiap event besar apapun pasti kita lakukan kontroling di lokasi acara. Kita juga akan terjunkan petugas di lokasi,”jelas Agus

Kepala Satpol PP Kota Bogor ini menegaskan, pihaknya tidak segan akan memberikan sanksi mulai dari peringatan, bahkan melakukan pembubaran, jika pihak penyelenggara tidak mematuhi peraturan yang sudah diberlakukan tentang protokol kesehatan.

“Kita akan ingatkan, sampai kepada pembubaran acara, jika tidak mematuhi protokol kesehatan,”tegasnya.

Reporter: Erry Novriansyah

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *