Batalnya Iuran BPJS Tidak Pengaruhi Pelayanan


0Shares

B-CHANNEL, CIAWI– Dirut Rumah Sakit Umum Darah (RSUD) Ciawi, Dr. Mohammad Tsani Musyafa menyatakan Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan iuran lewat pembatalan perpres No. 75 Tahun 2019 tentang jaminan kesehatan tidak akan mempengaruhi pelayanan rumah sakit (RS).

Menurut nya pihak Rumah Sakit akan tetap berkomitmen kepada kebijakan pemerintah yang akan mencari solusi guna mengatasi permasalahan mengenai tunggakan BPJS terhadap Rumah Sakit di seluruh Indonesia.

Kami percaya Pemerintah akan menemukan solusi dalam menangani permasalahan Tungakan BPJS, meskipun kami akui hingga saat ini Rumah Sakit Ciawi masih memiliki Piutang sebesar 15 milyar dengan BPJS“, di temui awak media belum lama ini.

Ia menegaskan, bahwa pihak nya tidak akan mengurangi pelayanan dan bakal menangani pasien BPJS.

“Kami tidak mengawtirkan dengan ada nya kebjkakan atas Keputusan MA, dan kami akan tetap melayani pasien BPJS, bahkan kami merasa yakin bahwa pemerintah akan menemukan kebijakan lain untuk mengatasi permasalahan ini. Tegas nya

Masih kata dia, pihak rumah sakit ciawi sendiri sudah melakukan upaya dan memperhitingkan dengan sedemikian rupa akan adanya pembatalan kenaikan iuran BPJS ini.

Kami sudah hitung dengan sedemikian rupa, kalau keuangan dan manajemen Rumah Sakit, masih dalam keadaan aman, yang pasti kami akan tetap menjalankan hak dan kewajiban sebagai Rumah Sakit dan perlu di ketahui bahwa BPJS adalah pelayanan masyarakat yang melibatkan tiga pihak yakni Rumah Sakit, BPJS dan juga masyarakat” beber Mohammad.

Ia pun meminta semua pihak yang terkait di dalam nya dapat melaksanakan hak dan kewajiban nya, agar bila ada permasalahan dapat di selesaikan bersama.

Laksanakan sesuai dengan tupoksi nya masing – masing , di sini rumah sakit akan melakukan kewajiban nya dalam hal pelayanan, begitu juga BPJS kewajiban nya misal membayar piutang termasuk yang harus di penuhi masyarakat yaitu pembayaran iuran secara teratur oleh karena ini ada kami berharap ada keseimbangan di antara tiga pihak ini supaya ketika ada permasalahan bisa teratasi” pungkasnya. (Rsky/bc)

0Shares

Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *