Sepekan Menghilang, Seorang Santri Ditemukan Tewas di Dalam Sepiteng

IMG 20230608 190722

BOGORCHANNEL.ID – Jasad seorang anak laki – laki berusia 18 tahun, warga Desa Leuwimekar, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor ditemukan telah meninggal dunia di dalam sebuah Sepiteng, pada Rabu (07/06/23).

Di temukannya korban berinisial AS yang merupakan seorang Santri di salah satu pesantren di wilayah Leuwiliang tersebut, berawal saat salah satu santri yang sedang berada di kamar mandi mencium aroma busuk yang bersumber dari belakang kamar mandi.

Saksi yang merasa penasaran akan sumber bau busuk tersebut pun mencoba mengecek bagian belakang kamar mandi dengan cara menaiki ventilasi, hingga saksi pun dikejutkan dengan adanya sesosok mayat pada bagian sepiteng.

Pihak kepolisian Polsek Lowiliang Polres Bogor yang menerima informasi terkait temuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan evakuasi terhadap jasad seorang santri tersebut maupun menggelar olah TKP.

Kapolsek Leuwiliang Polres Bogor Polda Jabar Kompol Agus Supriya, menjelaskan bahwa dari informasi yang didapat dari pihak pengurus pesantren, bahwa korban ini telah di cari keberadaannya sejak satu minggu yang lalu semenjak hilang dari lingkungan pesantren.

“Jadi, korban hilang sejak satu minggu yang lalu, upaya pencarian terhadap AS sendiri sempat di lakukan dengan mencari di sekitaran pesantren ataupun dengan menanyakan kepada pihak keluarga, namun tidak membuahkan hasil, hingga pada akhirnya yang bersangkutan ini di temukan telah meninggal dunia di dalam sepiteng yang berada di belakang kamar mandi, dari penyelidikan yang kita lakukan dugaan meninggalnya korban ini akibat terjatuh dari ventilasi kamar mandi,” jelas Kompol Agus Supriyanto, Kamis (08/06/23).

Kapolsek lanjut mengatakan, korban sendiri sempat dilakukan eevakuasi ke RSUD Leuwiliang guna dilakukan visum et repertum, namun dari pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan tindakan autopsi, hingga pada akhirnya jasad korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk langsung di makamkan secara layak dan tidak dilakukan otopsi jenazah. (**)

Gambar: IST

Comments are disabled