BOGORCHANNEL.ID– Beredar informasi adanya mafia gas oplosan yang berada di wilayah Kecamatan Rumpin yang diduga melibatkan anggota TNI, ternyata masih simpang siur. Kabar terbaru, warga setempat menyatakan, ketidakbenaran adanya oknum anggota yang membekingi aktivitas kegiatan pengoplosan gas subsidi.
Bahkan, opini sejumlah media online yang beredar aktivitas tersebut, bukan hanya di satu titik wilayah, namun di beberapa Desa dan sekitar Landasan Udara Bravo Rumpin. Hal itu oatutu diduga adanya mafia jahat dan bisnis ilegal. Adapun desakan terhadap aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku dan aktor dibalik jaringan pengoplosan gas subsidi tersebut.
Namun disisi lain, isu mengenai praktik pengoplosan gas yang diduga melibatkan oknum anggota menunjukkan fakta yang berbeda. Setelah melakukan penelusuran dan wawancara mendalam, tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan oknum anggota dalam praktik pengoplosan gas tersebut.
Salah seorang warga dengan inisial AN, yang dimintai keterangannya, membantah dengan tegas informasi mengenai adanya oknum anggota yang terlibat dalam pengoplosan gas.
“Dulu memang ada beberapa tempat yang melakukan pengoplosan gas. Namun, setelah polisi melakukan penangkapan di beberapa lokasi, masyarakat sudah tidak berani lagi melakukan pengoplosan. Sekarang yang ada hanya pangkalan LPG biasa yang sesuai dengan ketentuan. Saya juga kaget beberapa media menulis adanya oknum anggota yang terlibat, itu semua tidak benar,” ujar AN.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa isu mengenai keterlibatan oknum anggota dalam praktik pengoplosan gas di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, tidak terbukti berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan. ”
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Isu yang beredar bahwa adanya aktivitas jahat terkait pengoplosan dan keterlibatan anggota TNI, harus didasari dengan fakta dan data yang jelas, agar narasi yang dibangun tidak liat. (Ga/bc)



