Intimidasi dan Ancam IRT, Pengacara Korban Laporkan Oknum TNI ke Denpom Bogor


B-CHANNEL, BOGOR–  Kasus ancaman dan perlakuan intimidasi yang diterima seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Noni Indiana (47) oleh oknum anggota TNI akhirnya berbuntut panjang. Akibat kejadian tersebut, Pengacara korban Muhammad Iqbal SH, MH akan melaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Bogor.

“Iya, Senin besok kita buat laporan dengan korban ke Denpom Bogor. Tadi koordinasi dengan Denpom Bogor. Bahkan kita juga akan laporkan ke perlindungan saksi dan korban,”kata M Iqbal dikonfirmasi bogorchannel.id, Sabtu (24/08/19).

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan, bahwa hari ini (Sabtu.red) atas perintah pimpinan Dandim Bogor, dari pihak dari Komandan Rayon Militer (Koramil) Ciawi Bogor sudah ada yang menjenguk pihak
korban di Rumah Sakit Medical Center (BMC) Bogor.

“Yang besuk anggota Koramil, namanya Dadan Gandara. Beliau datang atas perintah Dandim,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor mengalami trauma, dan mendapat perawatan di RS BMC Bogor. Setelah pada Kamis (22/8/19) lalu, tiga oknum anggota TNI tiba-tiba mendatangi rumahnya. Mereka datang dengan menggedor-gedor pintu dan langsung masuk ke dalam rumah tanpa izin. Lalu dari penuturan korban, oknum anggota itu juga menggeledah seluruh ruangan sambil direkam.

Menurut korban, bahwa kejadian seperti itu bukan kali pertama terjadi. Diakuinya, beberapa kali mendapat ancaman atau teror dari oknum anggota TNI yang tidak ia kenal.
Bahkan, ancaman penculikan juga pernah dilontarkan oleh mereka.

“Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi, tapi tidak separah sekarang. Ada ancaman juga kalau anak saya mau diculik. Dan orangnya selalu ganti-ganti pas ketemu saya,” kata Noni, Jumat (24/08/19).

Ia menjelaskan, bentuk intimidasi terhadap dirinya karena ada masalah dengan sang suami. Meski begitu, dia tidak terlalu mengerti soal masalah tersebut.

“Jadi saya yang diteror terus. Apalagi kejadian kemarin itu, mereka masuk tanpa izin, mereka nggak nunjukin surat. Mereka pas datang juga pakai seragam tentara dan suami lagi tidak ada dirumah. Saya nggak bisa ngelarang karena takut, terserah mau ngapain,” ungkap dia. (dr/bc)

Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *