Arogansi Ditengah Aksi Damai, KPP Bogor Raya Minta Kapolres Evaluasi Kapolsek Bogor Tengah !


BOGORCHANNEL.ID– Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyampaikan kecaman keras atas sikap arogan Kapolsek Bogor Tengah yang dinilai tidak hanya merendahkan masyarakat, tetapi juga mencoreng citra Polri yang selama ini dikampanyekan sebagai Presisi, humanis, dan sahabat warga.

Perilaku Kapolsek Bogor Tengah yang menantang dan memancing ketegangan saat menanggapi rencana aksi damai KPP Bogor Raya di Balai Kota Bogor merupakan tindakan tidak profesional, tidak etis, dan tidak pantas ditunjukkan oleh pejabat kepolisian.

“Polisi adalah pelayan rakyat, bukan penguasa yang bisa berkata semaunya. Arogansi Kapolsek Bogor Tengah adalah bukti kegagalan kepemimpinan. Kapolri harus turun tangan- evaluasi total dan copot jabatan Kapolsek bila terbukti melanggar etika tugas,”Beni Sitepu, kepada media, Selasa (02/12/25).

Menurut KPP Bogor Raya, bahwa Kapolsek bertindak kontraproduktif, jauh dari prinsip Polri yang humanis. Selain pernyataannya mengancam ruang demokrasi, padahal aksi damai dilindungi undang-undang.

“Kapolsek mendiskreditkan masyarakat dan menunjukkan gaya kepemimpinan arogan. Berpotensi memicu gesekan sosial yang seharusnya bisa dihindari oleh aparat,”ucap Beni.

Oleh sebab itu, KPP Bogor Raya menuntut, Kapolri perintahkan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kapolsek Bogor Tengah. Bila terbukti melanggar SOP, etik, atau kode perilaku Polri, Kapolsek harus dicopot demi menjaga marwah institusi.

Polresta Bogor Kota diminta menertibkan komunikasi publik aparat, agar tidak mempermalukan institusi dan tidak mengintimidasi warga.

KPP Bogor Raya menegaskan, akan tetap menggelar aksi damai dengan tertib dan sesuai hukum. Rakyat tidak boleh dibungkam oleh arogansi siapa pun.

“Polri wajib kembali pada jati dirinya: melayani, bukan menantang masyarakat,”pungkasnya. (*)

Comments are disabled.