BOGORCHANNEL.ID– Taman Ekspresi dibangun dengan satu niat baik, menghadirkan ruang terbuka bagi kreativitas warga, khususnya seniman jalanan, agar seni dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat. Seiring waktu, berbagai bentuk ekspresi muncul dan memperkaya dinamika ruang publik tersebut.
Menanggapi perhatian Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqim, terkait adanya aktivitas DJ di Taman Ekspresi beberapa waktu lalu, Beni Sitepu, Ketua KPP Bogor Raya, menyampaikan sikap tersebut patut dipahami sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga arah dan tujuan awal ruang publik, bukan sebagai bentuk penolakan terhadap pihak atau profesi tertentu.
“Perhatian Wakil Wali Kota lahir dari niat menjaga keteraturan dan kenyamanan ruang bersama. Ini bukan soal siapa yang tampil, melainkan bagaimana ruang publik dikelola agar tetap sesuai dengan semangat awal pembentukannya,” ujar Beni Sitepu, Kamis (25/12/25).
Menurutnya, seluruh pelaku seni, termasuk komunitas DJ, merupakan bagian dari ekosistem kreatif Kota Bogor yang patut dihargai. Namun, setiap ruang publik memiliki karakter dan fungsi yang perlu dijaga bersama agar tidak menimbulkan salah paham di tengah masyarakat.
KPP Bogor Raya mengajak semua pihak untuk melihat situasi ini secara jernih dan proporsional, serta menjadikannya sebagai ruang dialog yang membangun antara pemerintah, komunitas seni, dan warga. Dengan komunikasi yang baik, perbedaan pandangan dapat dikelola menjadi kekuatan bersama.
“Kota ini tumbuh dari kebersamaan. Menjaga ruang publik berarti menjaga rasa saling menghormati, tanpa harus menyalahkan atau menyudutkan siapa pun,” tutup Beni Sitepu. (*)



