Program Polri Peduli Dipertanyakan Tukang Becak

IMG 20200710 WA0039

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Gabungan tukang Becak wilayah Kejaksaan Negeri  Kota Bogor menanti janji program Polri Peduli. Sebelumnya, para tukang becak dijanjikan akan diberikan bantuan uang selama masa pandemik Covid-19 sebesar Rp 600 ribu. Rencananya, bantuan itu diberikan selama kurun waktu 3 bulan.

Kordinator Becak wilayah Kejari Kota Bogor Ajun (35) mengatakan, sepengetahuan dia, bantuan yang mereka terima itu, diberikan oleh pimpinan Polri Jendral Idham Azis. Dan untuk bantuan pertama sudah diserahkan kepada mereka kurun waktu beberapa bulan lalu. Dalam kesempatan itu, ada sebanyak 20 tukang becak yang mendapatkannya.

“Bantuan itu diberikan untuk waktu 3 bulan. Namun untuk bulan ke dua sesuai janji disitulah bantuan itu diberikan. Itu janji bapak Kapolri,”ujar Ajun saat ditemui di pangkalan becak depan kejaksaan pada Jumat (10/07/20).

Bantuan pertama diserahkan pada 29 Mei 2020. Sedangkan pencairan dana ke dua direncanakan pada awal bulan yaitu pada 1 Juli 2020. Namun hingga sekarang bantuan kedua dan ke tiga belum juga diturunkan. Selain kepada tukang becak bantuan dari kapolri itu juga diberikan kepada tukang ojek, baik motor maupun mobil. Pengendara (dokar red ) juga turut diberikan.

“Yang menyalurkan bantuan itu juga anggota polisi dan diberikan melalui anjungan tunai mandiri ( ATM ). Karena sangat kami butuhkan bantuan ini juga terus kami tunggu,”ujar Ajun.

Kata Ajun peruntukan bantuan itu bakal digunakam untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari. Lantatan tak bisa mengadukan persoalan ini, dia dan teman-temannya pun hanya bisa pasrah. Dia menjelaskan, selama covid penghasilan dari becak yang dibawa sangat turun drastis.

“Maksimal Rp 50 ribu, kadang 30-40 ribu. Kadang juga ngga bawa uang ke rumah. Kami sangat mengharapkan bantuan ini dari pemerintah. Saya menanggung 5 beban keluarga. Anak terakhir berumur10 tahun, ke dua 12 tahun putus sekolah dan berumur 15 tahun,”jelas Ajun.

Sementara itu, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Arsal Sahban belum mengetahui kabar terkait bantuan tersebut, “Saya belum tahu,”singkat Arsal.

Reporter: Febri DM

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *