Meninjau Pembangunan Lokasi Sekolah Rakyat, Wali Kota Tekankan Kualitas Pendidikan dan Fasilitas yang Memadai

IMG 20260924 WA0000

 

BOGORCHANNEL.ID– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung sekaligus mengevaluasi lahan yang akan menjadi lokasi Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (23/09/26).

Saat ini, dari total luas lahan 5 hektare, seluas 2,5 hektare sedang dalam proses land clearing. Berdasarkan hasil tinjauan lapangan, beberapa bidang lahan berada di lokasi berkontur dan cukup terjal, sehingga perlu dilakukan penyesuaian.

Untuk itu, Dedie Rachim mengusulkan agar lahan yang berada di bagian atas area land clearing juga dapat menjadi bagian dari kawasan Sekolah Rakyat. Dengan demikian, lahan di bagian bawah nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana pendukung fasilitas Sekolah Rakyat.

“Ada beberapa potensi aset kita yang bisa nanti dimanfaatkan langsung oleh Sekolah Rakyat. Kenapa saya memprioritaskan? Karena yang akan sekolah di sini jenjang SMP dan SMA kurang lebih sampai dengan 2.000 siswa, yang notabene mereka adalah warga Kota Bogor dari keluarga prasejahtera,” ungkap Dedie Rachim.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut nantinya akan dikerjasamakan antara Pemkot Bogor dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Sosial untuk membangun sekolah dengan konsep seperti boarding school. Dengan konsep tersebut, anak-anak akan mendapatkan pendidikan yang baik dengan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga ke depan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka.

“Sekolahnya gratis, mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang memadai, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang juga memadai. Tentu nantinya ke depan akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan keluarga-keluarga di Bogor yang selama ini mungkin masih prasejahtera, tidak memiliki akses terhadap pemberdayaan dan juga peningkatan mutu maupun hal lainnya,” ujar Dedie Rachim.

Dedie Rachim menegaskan, sebelum pembangunan dimulai, seluruh aspek harus dipastikan, mulai dari kondisi area, lahan, hingga fasilitas pendukung agar para siswa dapat belajar dengan nyaman, aman, serta tumbuh dan berkembang dengan baik.

Area tersebut sebelumnya merupakan Terminal Agribisnis yang telah ada sejak 2004, namun belum berjalan secara optimal. Pemanfaatan kawasan tersebut sebagai Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Bogor Selatan.

Selain itu, Pemkot Bogor juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah jenjang SMP dan SMA di wilayah Kertamaya.

Dedie Rachim meyakini, melalui pendidikan akan lahir SDM unggul dari wilayah Bogor Selatan yang menjadi bagian dari generasi emas sebagai penopang Indonesia Maju dan sejahtera, dimulai dari Kota Bogor. (*Ist)

Comments are disabled