Cegah Pencemaran Lingkungan, Team Grand Titik Kumpul Lakukan Aksi Bersih Kali Cisadane

Screenshot 20260212 000313 1

BOGORCHANNEL.ID– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam sekaligus pencegahan pencemaran lingkungan, Team Grand Titik Kumpul melakukan aksi bersih-bersih Kali Cisadane di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

‎Aksi bersih Kali Cisadane yang dipusatkan di beberapa titik kerap dipenuhi tumpukan sampah dilakukan dengan perlengkapan alat sederhana. Para peserta menyusuri bantaran Kali Cisadane dan mengumpulkan berbagai jenis sampah yang terbawa arus maupun dibuang secara sembarangan oleh warga.

‎Owner Grand Titik Kumpul, Safrudin Jepri Rabu (16/02/25) menyampaikan, program bersih sungai ini tidak bersifat insidental. Ia menegaskan, kegiatan berlangsung secara rutin setiap bulan sebagai bagian dari komitmen usaha yang dipimpinnya terhadap keberlanjutan lingkungan sekitar.

‎Selain menjalankan aksi lapangan, pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga. Agar kebersihan Sungai Cisadane tetap terjaga.

‎Mantan Kades Ciherangpondok itu menekankan, menjaga kebersihan sungai dan lingkungan bukan hanya tugas satu kelompok, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik pelaku usaha, warga, maupun pemerintah.

‎Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan beragam jenis sampah yang mencemari aliran Sungai Cisadane, mulai dari plastik sekali pakai, botol minuman, hingga sisa-sisa material rumah tangga.

‎Melalui kegiatan ini, Mantan Ketua Apdesi berharap, dapat menginspirasi komunitas lain untuk melakukan gerakan serupa di wilayah masing-masing.

‎Upaya kolaboratif semacam ini dinilai penting untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga ekosistem sungai yang memiliki peran vital sebagai sumber air, habitat makhluk hidup, serta penopang kehidupan masyarakat.

‎Dengan kegiatan rutin yang direncanakan setiap bulan, jelas Safrudin Jepri, aksi bersih Sungai Cisadane diharapkan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik lingkungan, tetapi juga membentuk budaya peduli kebersihan di tengah masyarakat, sehingga sungai dapat kembali berfungsi optimal dan bebas dari pencemaran. (*)

Comments are disabled