B-CHANNEL, CIBINONG – Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan pihaknya akan terus melakukan lobi dengan pemerintah pusat agar bersedia membangun infrastruktur jalan di Poros Tengah Timur.
Dia juga berharap, kajian yang dilakukan pihak BPTJ segera selesai dan pembangunan jalur Puncak II dapat dimulai tahun 2020 mendatang.
“Saya dengan di Kementerian PUPR sudah masuk program pembangunan. Mudah-mudahan bisa masuk tahun depan dan segera dibangun. Pemkab Bogor sifatnya mendorong saja agar segera terealisasi,” kata Ade kepada wartawan, Rabu (30/10/19).
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mewanti-wanti pemerintah pusat agar tidak menjadikan Poros Tengah Timur ini sebagai jalan bebas hambatan (tol). Menurutnya, hal itu tidak akan bisa membangkitkan perekonomian warga sekitar.
“Tujuan awalnya pembukaan Poros Tengah Timur itu selain memecah kemacetan di Jalan Raya Puncak, tapi juga untuk meningkatkan aksebilitas masyarakat di sekitar jalan. Membangkitkan perekonomian dan meningkatkan aksebilitas warga juga jangan lupa itu,”ujar Rudy. (Shr/bc)




No comment