B-CHANNEL, KOTA BOGOR– PW PGM Indonesia Jawa Barat, setelah melakukan konsolidasi organisasi dengan melakukan roadshow ke Kabupaten/Kota se- Jawa Barat, melakukan Audiensi resmi dengan Kepala Kanwil Kemenag terbaru yakni H. Ajam Mustajam, didampingi oleh Plt. Kabid Madrasah Kemenag Jawa Barat.
Dalam audiensi, Ketua PW PGM Indonesia, menyampaikan beberapa hal yang diantaranya, ucapan terima kasih karena telat diterimanyabl secara resmi dalam agenda audiensi.
Disamping disampaikan juga, bahwa PGM Indonesia adalah bagian dari entitas Kementerian Agama, sehingga secara ex officio kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, adalah Dewan Pembina PW PGM Indonesia Jawa Barat.
PW PGM Indonesia Jawa Barat sejak Muswil tahun 2021 di Kota Bogor, pengukuhan tahun 2021 di Pusdai Bandung, Rakerwil Tahun 2022 di Purwakarta selalu dihadiri dan bersinergi dengen kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Disampaikan juga agenda dan Isu Nasional yang dikawal oleh PP PGM Indonesia, PW PGM Indonesia dan isu lokal yang dikawal oleh PD PGM Indonesia Kab/Kota se-Jawa Barat.
Selain dilakukan juga hasil konsolidasi organisasi dan roadshow ke sejumlah Pimpinan Daerah di Kabupaten/Kota Se Jawa Barat.
Mengundang kepala Kanwil kemenag Jawa Barat untuk hadir sekaligus membuka Rakorwil PW PGM Indonesia yang akan diselenggarakan bulan Oktober 2022 di Kanwil Kemenag Jawa Barat.
Dalam penerimaan Audiensi Resmi tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat menyampaikan bahwa, sampai hari ini Kemenag Jawa Barat berkomitmen untuk mengakui PGM Indonesia Jawa Barat sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama, sehingga harus bersinergi.
Hasil Muswil, hasil rapat kerja, hasil rapat koordinasi harus tersampaikan kepada seluruh entitas guru madrasah dan juga struktural di lingkungan pendidikan madrasah di Jawa Barat, bahwa PGM Indonesia sudah melakukan regenerasi kepemimpinan dan juga reorganisasi atas amanat hasil Munas PGM Indonesia.
Menurut Ketua PW PGM Jawa Barat Hasbulloh, sampai hari ini, baru satu organisasi profesi guru di lingkungan madrasah Kementerian Agama yang menyampaikan legalitas lengkap yaitu PGM Indonesia, maka diminta kepada seluruh pengurus PGM Indonesia merangkul semua entitas guru madrasah untuk kembali berhimpun dan berorganisasi di PGM Indonesia, baik ASN maupun non ASN ataupun Honorer.
Hasbulloh, juga dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa konsolidasi Organisasi baik dari tingkat Pimpinan Pusat (PP), Pimpinan Wilayah (PW) dan Pimpinan Daerah (PD), Pimpinan Cabang (PC) Pimpinan Ranting (PR), terus melakukan konsolidasi dan hadir dalam setiap persoalan guru madrasah, baik dalam rangka peningkatan kompetensi, peningkatan kesejahteraan maupun advokasi terhadap persoalan yang dihadapi guru madrasah dalam menjalankan profesinya. (**)



