Menolak Gerakan Intoleran di Kota Bogor

IMG 20191210 WA0007

B-CHANNEL, KOTA BOGOR- Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) bersama MUI Kota Bogor, menggelar menolak gerakan intoleran atau ujaran kebencian di Kota Bogor. Kegiatan bertempat di Majelis Ponpes Al – Ghozali, Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor juga dihadiri NU, dan perwakilan 80 Organisasi Masyarakat (Ormas), Senin 09/12/19) kemarin.

Ketua Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) Turmudi Hudri mengatakan kegiatan hari ini adalah silaturahmi dengan beberapa teman-teman dari Organisasi Masyarakat (ormas) dan lembaga dengan 80 Organisasi Masyarakat Kota Bogor untuk menolak adanya gerakan intoleran atau ujaran kebencian.

“Ya isu politik boleh berkembang cuma jangan jadikan kita ini untuk disintegrasi bangsa. Yang jelas apapun gerakan yang mereka adakan untuk merusak atau merusuh aksi demo yang menyebabkan disuntegrasi bangsa ya kita akan lawan. Kita bersama-sama jangan sampai kendur jangan sampai kereka dikasih kesempatan,” ujarnya.

Ditempat yang sama Turmudi Hudri nyampaikan kembali Kota Bogor adalah Kota yang sejuk, aman, dan damai dan sebenernya Kota Bogor itu sangat toleran.

“Kota Bogor itu sangat toleran buktinya kami aktif di Badan Sosial Lintas Agama (Basolia) kami dengan enam agama satu kesatuan bersaudara dalam kebhinekaan. Kami juga di Bogor ini ada grup namanya Bogor Bersahabat, Nah Bogor Bersahabat ini menyatukan semua kelompok semua golongan se – Bogor Raya, isu apapun kita bantu dan saling membantu dan alhamdulillah walhasil Bogor sebenarnya sudah kompak, mah cuma ini virus – virus yang dibawa ini yang anti NKRI kah, apakah mereka suka dengan kekerasan,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa yang dikhawatirkan itu adalah gerakan ISIS atau intoleran, tetapi yang lebih berbahaya lagi adalah isu pendirian Khilafah.

“Teroris itu bisa membunuh satu orang atau dua orang, tetapi kalo Khilafah itu membunuh negara,” jelasnya.

“Ya pencegahannya salah satunya dengan kita terus konsulidasi dengan teman – teman stakeholder Bogor terus dengan semua ormas, semua lembaga, semua Badan Ortonom (Banom) apapun semua termasuk TNI – Polri kita libatkan. Kami adalah satu kesatuan, kami adalah keluarga, kami adalah saudara,” pungkasnya. (Er/bc)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *