Tegas, Dedie Rahim Minta Pedagang Pasar Anyar Tertib Dan Patuh Terhadap Aturan

IMG 20190430 WA0031

B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rahim melakukan Inpeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlaj Pasar Tradisional, salah satunya Pasar Anyar, Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (30/04/19).

Sidak dilakukan untuk menindak tegas para pedagang agar tunduk terhadap peraturan yang sudah di tetapkan Pemerintah Kota (Pemkot).

Sidak kali pertamnya ini, Dedie didampingi Sekda Kota Bogor Ade Sarip, Dirut PD Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir, Kasatpol PP Kota Bogor, Heri Karnadi dan Kepala Dinas UMKM, Anas S Rasmana.

“Jadi harus ada kesepakatan antara pedagang dengan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mematuhi apa yang sudah di sepakati bersama. Kalo mereka tidak mematuhi kita punya alasan untuk menertibkan secara lebih keras, saat ini kita kasih kesempatan dulu mereka untuk mentertibkan diri, kita sampaikan pesan – pesan kepada mereka bahwa mereka memang mau tertib silahkan, kalo tidak mau tertib kita lakukan tindakan yang lebih keras, lebih terukur dan lebih masif,”tegas Dedie.

Mengawali kegiatannya dengan menginspeksi bagian luar pasar, terutama di bagian kebersihan dan melihat kondisinya pasar yang kotor dan kumuh, Wakil Walikota Bogor langsung memerintahkan petugas dan pedagang pasar untuk segera melakukan penertiban.

Disamping itu Dedie menjelaskan kepada para pedagang, boleh berjualan dipasar tetapi harus berjualan di batas-batas yang sudah di tentukan.

“Mungkin selama ini penanganan penertibannya kurang masif. Saya minta kepada para pedagang untuk patuh terhadap kesepakatan, dan dari waktu ke waktu sudah ada garis batas mereka boleh berjualan, mereka juga harus menjaga kebersihannya, sementara kita belanja disini,” ungkapnya.

“Pelan-pelan ini akan kita tertibkan. Pedagang di Pasar Anyar sudah lama tidak disentuh. Ini sudah saatnya untuk kembali disentuh dan dikonsepsikan untuk masuk kedalam pasar. Selain untuk ketertiban dan kebersihan, ini juga demi keadilan para pedagang yang sudah menyewa kios dengan mahal tapi para pengunjungnya adanya diluar,” jelasnya. (er/bc)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *