B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Sekretariat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bogor di Jalan Pandu Raya No 113, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor diresmikan, Kamis (07/01/19).
Peresmian dihadiri Ketua Umum BPC HIPMI Zulfikar Friatna dan jajaran pengurus BPC HIPMI periode 2018-2021, Adivi Prasetio (Sekum), Anisha Desiliana (Bendum) dan Dewan kehormatan HIPMI Rifki Torik.
Ketum BPC HIPMI Kota Bogor Zulfikar Priyatna mengatakan, sekretariat BPC HIPMI didirikan sebagai pusat koordinasi untuk menggerakkan ekonomi Bogor. Sarana informasi bagi pelaku UKM yang ingin konsultasi, pendampingan, potensi usaha, support manajemen.
“Kami wellcome, jadi center preneur dan berbagai kegiatan untuk memajukan usaha di Kota Bogor,†kata Zulfikar Priyatna.
Pengusaha muda yang juga berkiprah di tingkat nasional ini mengatakan, HIPMIÂ ingin mendorong permodalan UMKM yang memiliki produk yang berkualitas dan memenuhi persyaratan serta menjadi inkubasi bisnis pengembangan UMKM. Program salah satunya melakukan pelatihan kewirausahawan merata di seluruh kelurahan secara berjenjang.
“Alhamdulillah sudah ada respons positif dari walikota. Target kami tiap wilayah muncul 3 atau 4 wirausaha baru. Selain itu para pejuang-pejuang ekonomi di HIPMI akan menggelar mini seminar atau mini diskusi,”jelas Zulfikar.
Lanjut Zulfikar, Kota Bogor sebagai kota yang maju dalam dunia usaha yang kondusif dan mensukseskan cita cita nasional bangsa Indonesia, salah satu upaya kedepan untuk mendorong permodalan di kalangan UMKM yang memiliki produk dan kualitas sudah memenuhi persyaratan.
“Akan ada inkubasi produk UKM dan jasa di Kota Bogor untuk dikembangkan dan di suport manajemen, pemasaran dan strateginya agar produknya tembus ke market lebih besar,”ujarnya.
Sambung Zulfikar, HIPMI juga akan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan secara merata diseluruh tingkat Kota Bogor yang dilaksanakan di setiap Kelurahan.
Menurutnya, potensi wirausaha di Kota Bogor sangat besar, karena lonjakan kedatangan tamu ke Kota Bogor terus meningkat, dan tantangan di Kota Bogor yang memiliki jarak sangat dekat dengan Jakarta, harus memiliki usaha usaha yang inovatif dan kreatif agar tidak kalah saing dengan daerah lain.
Sementara, Rifqi Torik menambahkan, Kota Bogor sebagai kota kecil tetapi memiliki hasil UKM sangat besar, memiliki tantangan besar sebagai daerah berdekatan dengan Jakarta, sehingga Kota Bogor hanya sebagai daerah persinggahan untuk belanja dan kuliner.
Sedangkan Adivi Prasetyo mengatakan, ifrastuktur di Kota Bogor harus dibenahi untuk memajukan peluang usaha, karena HIPMI kedepan akan membuka usaha city tour di Kota Bogor.
“Maraknya bisnis online saat ini sangat mengancam pengusaha pengusaha yang ada di HIPMI dan ancaman itu nyata apabila tidak direspon, sehingga berbagai strategi akan dilakukan untuk mempertahankan sektor usaha oleh HIPMI. Kita kedepan akan membuka usaha city tour,” pungkasnya.
Usai meresmikan kantor Sekretariat BPC HIPMI Kota Bogor, acara dilanjutkan dengan gathering media di Panjang Jiwo Sukaraja.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment