Uporia Disabilitas Kota Bogor Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-77

IMG 20220827 WA0013

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Masih dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI ke-77 tahun, Persatuan Penyandang disabilitas Indonesia (PPDI) DPC Kota Bogor bersama Yayasan Penyandang Disabilitas (YPD), mengadakan kegiatan agustusan di Taman Heulang Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor, belum lama ini.

Dalam kegiatan, terlihat anak penyandang disabilitas sangat eforia dan penuh ceria, mereka unjuk diri kemampuan yang terbaik.

Ketua YPD Warni Nasution, menyampaikan harapan di hari kemerdekaan anak-anak penyandang disabilitas bisa berekspresi bebeas dan merasa diakui oleh masyarakat, maka mereka dapat meluapkan aksi dengan sungguh-sungguh.

Ia berharap, dengan kegiatan ini mereka bisa lebih percaya diri dan dapat pula untuk hidup dengan normal di tengah masyarakat luas.

“Walau mereka memiliki keterbatasan secara fisik, tapi tidak membatasi untuk berkarya,” ucap Warni.

Ketua DPC PPDI Kota Bogor Hasan Basri berharap bahwa penanganan disabilitas yang mendapat perhatian khusus dari Dinas Sosial, dapat menjadi percontohan untuk daerah lainnya.

“Haraoan kami penanganan terhadap disabilitas di Kota Bogor ini dapat menjadi percontohan bagi semua daerah di Indonesia, dimana pemerintah dinilai hadir dan merangkul para penyandang disabilitas,” kata Hasan.

Selain harapan kedepan, BUMD di Kota Bogor dan perusahaan swasta dapat konsisten dengan menerima disabilitas untuk dapat bekerja sesuai dengan program yang berlaku. Sehingga para penyandang disabilitas dapat juga berguna bagi masyarakat luas.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor juga mengapresiasi acara peringatan HUT RI ke 77 ini, dan mengakui dapat dekat dan berinteraksi dengan para penyandang disabilitas.

“Acara yang diadakan oleh PPDI Kota Bogor ini sangat bagus, walau ini acara digagas oleh ibu-ibu yang memiliki anak disabilitas, tapi sangat baik dan saya salut sekali. Dan disini juga hadir dari perwakilan pemerintah, masyarakat yang perduli dengan para penyandang disabilitas dan beberapa komunitas, kalo kita lihat para penyandang disabilitas juga dapat berekpresi seperti orang normal lainnya, sama cuma beda sedikit, dan ini membuktikan ada ruang untuk mereka,” kata Fahrudin.

Fahrudin juga akan terus mendukung dan akan ikut membantu dalam pengurusan sekolah inklusi agar dapat pengakuan secara layak.

“Kami sudah meminta Ketua PPDI pak Hasan untuk mengadakan audiensi kepada Dinas Pendidikan Kota Bogor, agar siswa di Sekolah Inklusi dapat memiliki Ijazah seperti layaknya sekolah yang lainnya,” papar Fahmi.

“Bila diminta untuk mendampingi beraudiensi nanti ke Dinas Pendidikan, saya siap mendampingi agar sekolah inklusi untuk anak-anak disabilitas dapat terwujud,” pungkasnya. (**)

Comments are disabled