B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Sejumlah rangkaian acara kembali digelar Partai Demokrat Kota Bogor. Kegiatan menyambut HUT Partai Demokrat ke-21 yang jatuh pada 9 September 2022 mendatang, tahun ini mengangkat tema “Bersama Rakyat Memperjuangkan Perubahan dan Perbaikan”.
Sesuai dengan milad ke- 21 Partai Demokrat, berbagai kegiatan pun menjadi simbol nomor urut 21, dimana diawali dengan turnamen volly antar kampung yang memperebutkan piala AHY Cup, berlangsung di lapangan Kresna dan turnamen Tennis Meja memperebutkan piala bergilir DPC di Katulampa, Bogor Timur. Dilanjutkan dengan kegiatan ‘Bulan Bakti Demokrat’.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor yang baru masa kepemimpinan periode 2022-2027 Anita Primasari Mongan mengatakan, Bulan Bakti Demokrat merupakan program Partai Demokrat ketika memasuki usianya. Didalamnya ada beragam kegiatan sosial kemasyarakatan. Untuk tahun ini di usia Partai Demokrat ke-21 Tahun, simbol nomor urut tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan sosial, seperti menyumbang minimal 21 kantong darah di PMI Bogor, bantuan kepada 21 anak yatim dan yatim piatu di setiap kecamatan. Adapun, bantuan konsultasi hukum gratis selama 21 jam setiap hari Sabtu di Kantor Sekretariat Demokrat.
Selain itu, Partai Demokrat Kota Bogor memberikan bantuan pendidikan untuk 200 siswa tingkat SMP/ setingkat sebesar Rp 750 ribu dan SMA/ SMK setingkat Rp 1 juta.

“Jadi, berbagai kegiatan di Bulan Bakti Demokrat selalu kita gelar dengan sosial kemasyarakatan diperuntukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Yang menarik, bertepatan dengan tanggal hari lahir Partai Demokrat 9 September, kita juga memberikan hadiah kepada bayi yang lahir di tangga 9 September,”.
“Hari H tanggal 9 Jumat nanti, kita adakan kegiatan sosial Jumat berkah,” jelas Anita Mongan menambahkan kepada BogorChannel.id, Senin (05/09/22).
Anita Mongan yang juga Anggota DPRD Kota Bogor dua periode ini berharap, dengan diadakannya berbagai kegiatan sosial ditengah masyarakat, semoga kiprah, kepedulian dan kinerja Demokrar khususnya di Kota Bogor semakin nyata hadir di tengah masyarakat. Dengan demikian, semakin dikenal oleh masyarakat.
“Kalau sudah kenal kan jadi sayang. Kalo udah saling sayang kan bisa bersama rakyat memperjuangkan perubahan dan perbaikan,”ucap Anita. (Dr/Bc)
Foto: IST



