Syarifah Sofiah Perempuan Pertama Sekda Kota Bogor

IMG 20200930 WA0052

B-CHANNEL, KOTA BOGOR-  Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati terpilih menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, menggantikan Ade Syarif Hidayat. Sebelumnya, Syarifah masuk tiga besar dalam bursa pemilihan Sekda Kota Bogor. Dua diantaranya Firdaus dan Hanafi.

Terpilihnya birokrat senior di posisi strategis lingkungan Pemkot Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya pun langsung mengumumkan Syarifah Sofiah Dwikorawati.

“Setelah melalui proses yang cukup panjang, proses mengujian esesment dipansel, kemudian secara pribadi Bima melakukan pendalaman tentang rekam jejak yang terpilih yakni Ibu Syarifah Sofiah.

“Mempertimbangkan banyak hal, berdiskusi dengan banyak hal. berdiskusi dengan pak wakil dan pak sekda dengan teman teman birokrat dan juga dengan teman teman media, saya ingin sampaikan insya Allah besok Kota Bogor akan memiliki Sekretaris Daerah perempuan pertama di Kota Bogor yaitu ibu Dokter Ir Ibu Syarifah,” ujar Bima di Balai Kota, Rabu (30/09/20).

Menurut Bima Arya terpilihnya Syarifah Sofiah Dwikorawati sebagai Sekda Kota Bogor, ini menjadi babak baru antara Kota dan Kabupaten Bogor. Dengan demikian nantinya akan banyak persoalan yang selama ini belum tuntas akan tuntas.

“Sebagian besar persoalan Kota Bogor akan terakselerasi solusinya ketika koordinasi Kota dan Kabupaten Bogor menjadi lebih baik. Insya allah keputusan ini yang terbaik,” jelasnya.

Lanjut Bima, dirinya sudah meminta izin terlebih dahulu kepada Bupati Bogor yakni Ade Yasin untuk menjadikan Syarifah sebagai Sekda Kota Bogor.

“Secara pribadi saya sudah silaturahmi dengan ibu Ade, malam ini saya akan kembali silaturahmi dengan beliau untuk lebih merekatkan lagi hubungan Kota dan Kabupaten Bogor.

“Ibu Syarifah birokrat senior di Kabupaten, saya menghormati ibu Ade Yasin yang telah mengizinkan ibu Syarifah untuk mengikuti kontestasi ini,” katanya.

Orang nomer satu di Kota Bogor itu menjelaskan Kota Bogor memilik banyak tantangan ke depan, Kota Bogor memiliki modalitas birokrasi yang luarbiasa, birokrasi yang kuat, birokrasi yang profesional, birokrat yang matang dan birokrasi yang adaptif menghadapi tantangan persoalan jaman.

“Jadi saya meyakinin siapapun Wali Kota nya, siapapun Sekretaris Daerahnya, sistem dan kultur birokrasi di Kota Bogor akan terus semakin baik, karena sistem yang semakin baik dari masa ke masa mulai dari jaman Wali Kota pendahulu pendahulu saya dan dilanjutkan dimasa saat ini dimasa saya dan Pak Wakil Kang Dedie A Rachim bersama pak Sekda Ade Syarif,” katanya.

Bima menambahkan hal yang menjadi pertimbangan dirinya memilih Syarifah sebagai Sekda Kota Bogor adalah proses istikharah yang menguatkan keputusannya.

“Mari kita yakini bahwa ini kehendak dari Allah juga,” tandas Bima. (*)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *