B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Sebuah rumah kontrakan milik waega di Kampung Parung Jambu, RT 02 RW 10, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (21/05/21), sore tertimpa longsoran tanah setinggi 10 meter.
Tanah longsor milik PT KAI akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor Selatan dan sekitarnya.
Aden Suparman selaku yang menempati kontrakan tersebut menjelaskan, kejadian longsor tersebut pukul 15.30 setelah hujan reda saat dirinya sedang berbaring di kamar tidurnya lalu terdenger suara retakan dari balik dinding belakang kamarnya.
Aden Suparman mengungkapkan sebelumnya memang sudah memiliki firasat akan terjadi lonsor dikontrakan yang ia tempati pasalnya dilihat dari kondisi bangunan dinding tersebut sudah retak.
“Awalnya denger suara krekek – krekek dibelakang dinding kamar, selang beberapa lama langsung ambruk dan sudah ada tanda tanda, begitu denger suara langsung lari keluar rumah, kebetulan pas kejadian lagi sendiri, anak lagi dirumah mertua,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Dengan kejadian bencana yang menimpa sebagian harta bendanya Aden Suparman berharap mendapatkan bantuan atau perhatian dari aparat pemerintah setempat.
Mendengar laporan dari warga setempat tentang adanya terjadi lonsor di Kampung Parung Jambu, Sekertaris Camat (Sekcam) Bogor Selatan, Dimas Tiko berserta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor langsung meninjau lokasi kejadian dan langsung melakukan asistensi verifikasi lokasi kejadian.
“Alhamdulillah ini reaksi cepat juga dari teman teman BPBD Kota Bogor. Kita kontek dan langsung meluncur kelokasi untuk melakukan asistensi varifikasi termasuk juga melakukan upaya tanggap darurat atau penanganan sementara,” ujar Dimas.
Dimas Tiko menambahkan pihaknya dan dari temen teman BPBD Kota Bogor memberikan bantuan berupa alas tidur, selimut dan juga akan mengirimkan peralatan untuk bayi.
“Insya Allah secara bertahap akan mengirimkan lagi karena dari warga terdampak itu terdapat balita juga kita akan memberikan bantuan alat untuk baby dan mungkin peralatan makan karena juga kita lihat kerusakan didapur mereka juga cukup parah ada yang tertimbun dan segala macam,” katanya.
Dengan adanya longsor dari tanah proyek double trek PT KAI yang menimpah kontrakan warga Kampung Parung Jambu, Sekcam Bogor Selatan Dimas Tiko akan melakukan langkah akselerasi dan sinkronisasi terkait terjadinya longsor tersebut.
“Pastinya secara kita akan cek termasuk juga tadi ada informasi terkait limpasan air dari atas. Nah ini kita juga akan carikan solusinya Kita juga coba akan berkoordinasi, disini juga kita lihat bersebrangan dengan pelaksanaan pengerjaan proyek double trek, kita coba berkomunikasi bagaimana caranya supaya saluran air lintasan air ini tidak turun kebawah, Dan Alhamdulillah dar pihak pelaksana juga akan memikirkan bagaimana, apa akan membuat sodetan dan segala macem, Artinya sinkronisasi koordinasi dari berbagai stakeholder dan pihak terkait berjalan dengan baik. Mudah mudahan warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kesabaran. Dan yang pasti masih diberikan perlindungan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment