BOGORCHANEL.ID– Menghadapi pemilihan legislatif (Pileg) pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, bakal calon legislatif (Bacaleg) DPR RI Dapil Jawa Barat III meliputi wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur H. Andi Surya Wijaya, SH.MH terus melakukan konsolidasi penguatan tim pemenangan di semua tingkatan wilayah.
Andi Surya Wijaya (ASW) juga Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bidang Hukum dan LABH ini mulai gencar turun ke masyarakat untuk menyapa tim pendukung tergabung dalam relawan pemenangan ASW Center yang saat ini kian menggeliat diakar rumput.
Dalam agenda konsolidasi dan koordinasi tindak lanjut aduan masyarakat, ASW tak hentinya memberikan arahan, pola strategi dan pembekalan, baik terhadap tim di tingkatan kecamatan, kelurahan hingga tingkatan RW dan RT bahkan sampai tingkat TPS, hal itu ditujukan untuk solidalitas dan penguatan seluruh jajaran tim yang sudah dibentuk melalui para koordinator.
Di kesempatan, Andi Surya Wijaya yang biasa dipanggil Kang ASW telah menerima banyak laporan dari tim ASW Center di beberapa wilayah termasuk di Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan tentang persoalan serius di masyarakat. Sejumlah temuan aspirasi dilapangan pun masih kerap terjadi dan dirasakan oleh masyarakat terbawah. Temuan itu salah satunya rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah RW 07 yang kondisinya memprihatinkan.
Ketua RW 07 Roni mengutarakan persoalan yang sampai hari ini belum kunjung ada solusi. Roni berharap ada perhatian dan bantuan serius dari pemerintah. Ia pun berharap Andi Surya Wijaya sebagai calon wakil rakyat di DPR bisa menjembatani dan memberikan bantuan kepada warganya yang hingga hari ini dihantui rasa cemas.
Senada dengan Roni, Ketua RT 01, RW 04, mengungkapkan aduan yang sama, perihal pendidikan yang dinilai masih carut marut, selain banyak anak putus sekolah dan sulitnya pekerjaan.

Keluhan lain ditimpal Lina warga RT 04, RW 07, ia mengungkapkan soal kenaikan harga sembako, salah satunya bahan pokok beras yang harganya begitu mahal.
Menariknya, keluhan datang dari salah satu pengurus DKM dilingkungan RT 04, RW 07, Ustad Saifulloh, yaitu tentang insentif gaji guru ngaji yang dinilai masih belum layak diterima, selain itu terkait persoalan minimnya fasilitas majelis di tiap wilayah.
Mendengar banyaknya laporan masyarakat, Andi Surya sigap merespon, dan mencatat hal hal yang berkaitan dengan persoalan ditengah masyarakat yang belum beres, terlebih persoalan yang menjadi tanggung jawab dari pemerintah, baik di daerah maupun pusat. Kendati begitu, ASW akan melakukan langkah koordinasi dengan pemerintah dan anggota dewan di daerah.
“Jadi, menanggapi adanya aduan masyarakat soal rumah tidak layak huni ini yang sebetulnya menjadi kewajiban pemerintah dan anggota dewan yang ada di dapil tentu kedepan akan kita lakukan koordinasi dan komunikasi. Meskipun ini ranah pemerintah dan dewan yang menjabat saat ini. Untuk RTLH, mungkin nanti kita bisa bantu, dan kita cek dan melihat langsung kondisi rumahnya ,”ungkap Andi Surya Wijaya saat pertemuan konsolidasi tim ASW Center di Kelurahan Rangga Mekar, belum lama ini.
Persoalan lainnya, yang menjadi catatan penting kedepan, Andi Surya Wijaya menanggapi masalah pendidikan dan sulitnya warga mencari pekerjaan, minimnya fasilitas majelis di wilayah, juga soal insentif gaji guru ngaji yang masih sangat minim.
Aspirasi tidak hanya di Bogor Selatan, tetapi di beberapa wilayah Kota Bogor. Andi Surya juga menampung aduan waega soal lambannya penyaluran air PDAM masih terasa belum maksimal baik, dimana mengalir hanya di saat tertentu, itu pun saat malam hari. Ada pun soal pelayanan kesehatan di RSUD banyak dikeluhkan warga kurang mampu.

“Semua aspirasi kita catat, kedepan segera kita komunikasikan, dan semoga ada bantuan percepatan. Meski saya belum menjabat menjadi anggota dewan, tetapi komunikasi saya baik dengan pemerintah Kota Bogor, tentu akan saya sampaikan ke Pak Wali Kota. Apalagi yang sifatnya penting, yaitu soal RTLH,”kata Andi Surya.
Diketahui, putra ke dua dari Almarhum Letjen TNI Purn H.Andi M Ghalib, SH.MH yang juga mantan Jaksa Agung RI era Presiden Habibie ini kembali maju di perhelatan demokrasi lima tahunan pemilihan legislatif tahun 2024, sebelumnya Andi Surya juga pernah maju dalam kontestasi Pileg DPR RI di tahun 2019 lalu, Pemilik Sekolah Taruna Andigha Bogor ini pernah menjabat dua periode menjadi anggota DPRD Kota Bogor 2009-2014 dan 2014-2019 dari dapil 1 yang meliputi Kecamatan Bogor Tengah-Timur.
“Saya pernah menjabat dua periode di DPRD Kota Bogor. Jadi setidaknya saya mengetahui apa saja tugas dan fungsi wakil rakyat. Selama saya di DPRD dapil Bogor Tengah Timur, Alhamdulillah tugas tersebut saya lakukan dengan baik, tegak lurus, tidak meninggalkan jejak rekam yang tidak baik atau negatif. Makanya, tujuan saya menjadi anggota dewan adalah untuk pengabdian, diawali dari niat yaitu ibadah. Insha Allah ketika ada takdir terpilih jadi anggota DPR RI Insha Allah saya akan amanah. Mari bersama sama, kita berjuang bersama untuk kesejahteraan masyarakat, kita menangkan Pileg 2024 dan sukseskan Pemilu 2024 dengan damai dan sehat,”tutup Andi Surya.
(DR/Tri/Kus H)



