B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Penghuni Perumahan B View 2, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor mengeluh adanya bau busuk disekitar lingkungannya. Bau busuk dirasakan warga perumahan itu sudah dilaporkan ke pihak pemerintah setempat, namun laporan mereka tak digubris.
Warga perumahan B View 2 mewakili penghuni lainnya, Joko Trisnanto mengaku heran dengan bau busuk seperti bangkai itu menyengat. Namun ia belum memastikan bau itu berasal dari mana.
“Bau itu sudah saya rasakan semenjak dua tahun lalu. Tak hanya saya, keluarga juga mencium bau yang sama. Namun kami kecewa, laporan kami tidak digubris pihak kelurahan Cilendek barat,”ungkap Joko.
Warga sekitar kata dia sampai sekarang, juga belum mengetahui asal bau busuk itu. Apakah dari dekat rumahnya ataukah berasal dari bawah arah Terminal Bubulak, hingga kini warga pun juga belum mengetahuinya. Anehnya bau busuk juga lebih menyengat pada jam 19:00 – 19:30.
“Setiap harinya saya bersama warga lainnya mencium bau busuk. Biasanya hanya satu jam saja tercium bau busuk itu. Tapi kalau angin berhembus satu arah maka bau busuk akan lebih lama tercium,”papar Joko.
“Perasaan saat mencium bau busuk pastinya tidak nyaman. Apalagi saat makan sangat tidak enak,”ungkap Joko.
Sementara itu, warga lainnya Banggua Tambunan juga mengatakan bahwa kejadian yang menimpa dia bersama warga lainnya juga sudah pernah terjadi pada waktu dulu. Saat itu, camat lama lah yang turun gunung bersama Polsek Bogor Barat untuk menyelesaikan persoalan itu.
“Saya menduga asal bau busuk itu berasal dari peternak belatung yang dulu sempat dituduh mencemarkan bau busuk dilingkungan ini. Selain itu, dugaan saya pun mengarah pada rumah pemotongan hewan ( RPH ). Oleh karena itulah saya meminta pada Dinas Peternakan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor untuk turut melakukan investigasi. Saya berharap Bapak Walikota merespon aduan warga ini,”pinta Banggua.
Sementara itu, Lurah Cilendek Barat Aliyas saat ditemui juga sedang melakukan pengecekan ke sejumlah wilayah yang diduga mengeluarkan bau tak sedap. Jika warga mengatakan, tidak mendapatkan tanggapan maka itu tidak tepat. Lurah mengaku saat ini dia bersama babinsa dan binmas juga sedang menyelidiki kasus ini.
“Kami masih terus mencari dan mendalami aduan warga,” tukas lurah.
Reporter: Febri DM




No comment