Pasca Idul Fitri, Direksi dan Karyawan Tirta Pakuan Jalani Pemeriksaan Rapid Antigen

IMG 20210518 WA0049

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Direksi dan karyawan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menjalani pemeriksaan rapid antigen di kantor Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Selasa (18/5) Rabu (19/5) pagi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan karyawan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor juga sebagai bukti bahwa Tirta Pakuan menjalankan prosedur rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Rivelino Rizky mengatakan, setelah Idul Fitri, Minggu awal masuk kerja pihaknya menggelar rapid antigen yang dimulai pada Selasa (18/5) dan diberlakukan untuk seluruh karyawan. Tujuannya hanya satu yaitu mengantisipasi adanya karyawan yang positif Covid-19 tapi tetap masih bekerja dan menularkan ke karyawan lain.

“Ya, tapi kami sudah menyarankan kepada karyawan untuk tidak mudik atau tidak keluar Kota Bogor sesuai kebijakan pemerintah. Tidak keluar dari Kota Bogor, silaturahmi virtual. Yang piket bekerja seperti biasa ke kantor,” ungkap Rivelino Rizky, di ruang kerjanya usai rapid antigen karyawan pada Rabu (19/5).

Rivelino menjelaskan, seluruhnya ada 438 karyawan ditambah tiga direksi yang mengikuti dites rapid antigen, untuk direksi dan sebagian karyawan sudah dilakukan pada Selasa (19/5) dengan hasil negatif semua. Penyelenggaraan rapid antigen ini dibagi dua hari dan dua tempat untuk mencegah terjadinya penumpukan atau kerumunan.

“Kemarin atau 18 Mei 2021, tes rapid antigen kepada 154 karyawan bagian transmisi, distribusi, teknik serta umum dilaksanakan di kantor utama Perumda Tirta Pakuan serta 63 karyawan bagian produksi dilaksanakan di IPA Dekeng,” tuturnya.

Ia menambahkan, hasil kemarin di kantor Siliwangi ada 154 orang dengan menunjukkan hasil negatif semua. Sementara yang di Dekeng 63 orang dari hasil tes rapid antigen, ada satu reaktif yang ditindaklanjuti tes swab PCR hari ini dan hasil swabnya negatif.

“Untuk satu orang karyawan itu diwajibkan berdiam diri di rumah dahulu tidak ke kantor atau keluar rumah. Kami juga mengimbau untuk karyawan yang tidak enak badan atau sakit dengan suhu panas diatas 37 derajat celcius jangan dahulu memaksa ke kantor. Cukup sampaikan pemberitahuan saja,” terangnya.

Rivelino juga memaparkan, selain melalui pemeriksaan rapid antigen, Perumda Tirta Pakuan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 melengkapi karyawan dengan alat pelindung diri (APD) lengkap dan selalu menerapkan protokol kesehatan termasuk pemberian vitamin.

“Ada terkecuali dilepas APD lengkap saat menangani kebocoran, tapi memakai masker tetap. Jadi ada pengecualian lah ya,” pungkasnya. (**)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *