Meradang Dituding Penipu, Caleg Nasdem Rizayanti Klarifikasi Berita Hoaxs


B-CHANNEL, CISARUA– Dituding telah melakukan penipuan terhadap warga Sulut dan warga didaerah lainnya   modus Rumah Bersubsidi Jokowi, hingga menyebar di media sosial dan media portal lainnya, Calon Legislatif dari Partai Nasional Demokrat ( Nasdem) Rizayanti meradang. Kepada Media, Rizayanti terang-terangan, berita yang beredar dan merugikan citranya tersebut fitnah dan hoaxs.

Dia pun menyebut, ulah yang dilakukan oknum tersebut sangat mengganggu konsentrasi dirinya meraih kemenangan pencalonan dirinya sebagai legislator pusat.

Direktur Utama PT. Rizki Imza Jaya itu mengatakan, apa yang di tuduhkan kepada dirinya oleh oknum tersebut sangatlah tidak mendasar dan sangat jauh sekali dari fakta, apalagi jika dipaparkan itungan nilai nominalnya.

“Saya jawab tudingan mereka itu Bohong, karena bagaimana saya menipu mereka?, sedangkan harta kekayaan saya lebih besar dari nilai yang mereka tuduhkan,” katanya memberikan klarifikasi di salah satu rumah makan di kawasan Cisarua, Bogor. Selasa (29/01/19).

Rizayati menegaskan apa yang di tuduhkan kepadanya, adalah upaya mengkambing hitamkan dirinya dari para oknum perusahaan lain yang telah menipu masyarakat. Rizayati menyebut, justru dirinya hadir kala itu untuk menolong dan menyelematkan seratus proyek rumah yang nyaris tidak di selesaikan oleh oknum perusahaan tersebut.

“Waktu itu total rumah yang saya kasih 100 unit yang akan di bangun, namun oknum perusahaan itu meminta ke masyarakat 250 unit. Nah yang 150 lainnya sama sekali bukan wewenang atau tanggung jawab kami, karena saya tidak tahu sama sekali perihal itu. Tapi tetap saya hadir dan menolong mereka dengan meneruskan pengerjaan yang 100 unit itu, karena yang 100 itu pun di tinggalkan oleh oknum perusahaan tadi. Lalu, langkah baik saya itu kenapa kok mereka salahkan saya?, harusnya mereka kejar perusahaan pertama yang telah menipu mereka itu,” bebernya.

Untuk membuktikan siapa sebetulnya yang harus bertanggung jawab, Rizayati membuka selebar-lebarnya upaya untuk bertemu dari semua pihak dan duduk bersama, agar bisa diketemukan titik persoalan secara detail dan menyeluruh. Juga supaya tidak terus-terusan menyebar berita hoax atau fitnah, karena itu berbahaya juga buat mereka dan bisa di tuntut balik jika tidak terbukti apa yang mereka kemukakan di media sosial itu.

“Perusahaan saya siap mengganti, jika betul apa mereka merasa dirugikan. Tapi ingat, selama ini saya tidak pernah merugikan seperti apa yang mereka tuduhkan. Ini saya melihat sudah keterlaluan dan mencemarkan nama baik saya juga perusahaan saya,” tegasnya.

Jauh sebelumnya, Caleg NasDem Dapil V Jawa Barat, Kabupaten Bogor ini, sudah melaporkan oknum atau pihak yang menyebar fitnah dan hoaxs ini ke Bareskrim Polri untuk ditindak lanjuti oleh pihak aparat berwenang sesuai dengan aturannya.

Rizayati menegaskan, dirinya tidak pernah meninggalkan hutang dalam perjanjian kerjasama pekerjaan, apalagi sampai menipu klien atau pihak lain yang bekerjasama dengannya.

“Kalau memang saya ada hutang, lapor Polisi. Bukan sebar fitnah di media, ini kan negara hukum, proses sesuai peraturan dan Undang-undang Hukum yang ada,” tegasnya.

Rizayati menyebut, pencatutan nama dan perusahaannya oleh oknum tersebut adalah upaya untuk mencemarkan nama baiknya dengan menjual nama dan perusahaannya. Dia beralasan, selama ini pekerjaan yang dilakukannya tidak pernah ada masalah dan selesai sesuai target.

“Saya merasa ini ada oknum yang ambil uang masyarakat pake nama saya, tujuan dia ingin menghancurkan nama perusahaan saya dan kejahatan dirinya tertutup dengan mengkambing hitamkan saya dan perusahaan,” pungkasnya.

Diketahui berita diduga fitnah, sebelimnya disampaikan Antonius Ngampas salah satu korban yang mengaku kena tipu. Antonius juga mengakui Rizayati tidak segan dan takut mengaku sebagai ring 1 Jokowi, membawa nama-nama petinggi negara ring satu Presiden, mencatut PUPR, dan Sekretaris Negara (Setneg) untuk meyakinkan korban agar membayar sejumlah uang muka untuk pembangunan Rumah Bersubsidi Jokowi (*)

Peristiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *