B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Wakil Walikota Bogor Dedie Rachim menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini sedang menanti bantuan vaksin Covid-19.
Pemkot Bogor untuk bantuan vaksin telah mengajukan sebanyak 170 ribu orang di tahap pertama yang mendapatkan vaksin dari pemerintah.
Untuk penerimaan vaksin sendiri pihaknya telah mempersiapkan diri, dimulai dari pendataan masyarakat penerima vaksin maupun tempat pelaksanaan vaksin.
Dedie menjelaskan, untuk penempatan vaksin rencananya akan dipusatkan di gudang farmasi Dinkes Kota Bogor. Termasuk perencanaan pemberian vaksin akan dipusatkan di 25 Puskesmas se Kota Bogor dan beberapa RS yang memenuhi persyaratan 4 tahap alur pemberian vaksin dan yang memiliki cold chain.
Sementara itu, jadwal pengiriman vaksin antara 11 – 14 Januari 2021, rencana penyuntikan maksimum 2 hari setelah vaksin datang, dan harus diselesaikan maksimum 3 bulan.
“Setiap orang maksimum 40 menit dari pendaftaran, screening, suntik, observasi 30 menit. Apabila ada reaksi maka ditangani petugas emergency di Ruang KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi),” jelasnya kepada wartawan, Senin (04/01/21).
Pemkot Bogor juga melakukan antisipasi dengan penambahan rumah sakit lapangan yang rencananya di GOR Pajajaran menggunakan wisma atlit.
“Ada 72 bed dan membutuhkan nakes sekitar 40 orang. Saat ini sedang dicoba rekrutmen tetapi respon sangat lambat karena perawat banyak diambil oleh rumah-rumah sakit, jadi selarang krisis dokter dan nakes sebenarnya di Kota Bogor. Untuk di GOR juga membutuhkan 2 tenaga ahli specialis,”jelasnya.
Lanjut Dedie, upaya mendapatkan nakes tengah dibicarakan dengan Yonkes dan dokes Polri serta RS Lanud Atang Senjaya, tetapi menurutnya, semua sama kondisinya saat ini sulit mendapatkan nakes.
“Kita menyiapkan rumah sakit lapangan, tetapi nakes juga harus disiapkan,” tukas Dedie,”ungkapnya.
Sampai saat ini smabung Dedie, data bagi para penerima vaksin belum diketahui, walaupun data 170 ribu jiwa sudah diajukan ke pemerintah.
“Saat ini baru ada tiga juta vaksin yang dibagikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Pemkot Bogor berharap kuota pertama memenuhi untuk pemberian vaksin kepada para calon penerima prioritas,”harapnya.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment