Lurah dan Seklur Dinyatakan Positif  Corona, Pelayanan Kecamatan Tansa Tetap Berjalan

IMG 20200814 WA0029

BCHANNEL, KOTA BOGOR– Pasca lurah dan sekretarisnya di Kecamatan Tanah Sareal ditetapkan positif Covid-19, Pemerintah Kecamatan Tanah Sareal pun terus berupaya agar pelayanan pada kecamatan itu tetap berjalan lancar.

Camat Tanah Sareal Sahib Khan pada kepada bogorchannel.id mengatakan, setelah dua pejabat itu dinyatakan positif keduanya pun saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Dan berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukannya dengan asisten pemerintahan dan Kabag administrasi pemerintahan pada setda Kota Bogor pelayanan pada kelurahan itu harus tetap berjalan.

“Agar pelayanan tidak terganggu kami memberlakukan sistem piket. Selain itu, merujuk pada surat edaran walikota maka setiap kantor diwajibkan untuk melaksanakan work from home (WFH). Sistem piket berlaku tidak hanya pada masing-masing kelurahan saja. Melainkan juga berlaku di kecamatan,”ujar Sahib ditemui belum lama ini.

Tak hanya melaksanakan piket, pelayanan juga dibatasi.Tadinya pelayanan, setiap hari kerja, dimulai pada pukul 08:00-16:00. Sekarang, pelayanannya hanya sampai pukul 12:00 siang saja. Hal itu, bertujuan untuk memutus mata rantai penularan covid19. Aturan itu, dimulai dari tanggal 12 hingga 26 Agustus. Pembatasan jam operasional ini juga berlaku di kelurahan dan kecamatan.

“11 kelurahan yang ada di Tanah Sareal semuanya juga masuk pada zona merah. Paling parahnya masing-masing di kelurahan itu hampir semuanya sudah positif. Penyebaran virus itu setelah dilacak berasal dari orang yang bepergian keluar kota. Selain itu, juga berasal dari keluarga sendiri,”jelas Sahib Khan.

Karena penularan Covid-19 di Kota Bogor kembali naik, maka sesuai surat edaran Walikota Bogor warga pun dilarang berkerumun. Apalagi saat perayaan HUT RI warga dilarang merayakan dengan berlebihan. Perintahnya dilarang berkumpul dan hura-hura.

“Lomba panjat pinang, lomba anak-anak pawai obor hindari ya. Jika masih bersikeras maka akan ditindak oleh pemerintah kecamatan. Himbauan ini, bersifat keras. Selain, dua pejabat pada kelurahan itu yang positif covid19 enam orang pegawai kecamatan juga dinyatakan positif,”ujar mantan Sekcam Tanah Sareal ini.

Lebih lanjut Sahib Khan mengatakan, untuk jumlah pegawai yang sudah melakukan swap test di kecamatan itu ada sebanyak 130 orang. Nah, hasil dari swap test itu tiga orang pegawai kecamatan juga dinyatakan positif. Dua diantaranya sebagai PNS.dan satu orang lagi bukan PNS. Sementara itu, di kelurahan juga ada tiga pegawai yang dinyatakan positif covid19.

“Pelaksanaan swab test dilaksanakan mulai dari 29 Juli hingga 30 Juli. Hasilnya keluar dari 10 hingga 14 Agustus. Sementara itu warga yang membutuhkan pelayanan pada kelurahan yang dinyatakan positif covid19 bisa dialihkan ke Kasi Pemerintahan,”cetusnya.

Reporter: Febri DM

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *