B-CHANNEL, KOTA BOGOR-Â Korban intimidasi yang mengalami gangguan psikis oleh oknum anggota dari kesatuan Tentara Nasional Indonesia atau TNI, Noni Indiana (47) dengan didampingi kuasa hukumnya melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Detasemen Polisi Militer (DENPOM) IIII / 1 Bogor, Senin (26/08/19) siang.
Meski masih dalam keadaan lemah akibat trauma di intimidasi, Noni mendatangi Denpom Bogor dengan menggunakan ambulance rumah sakit tempat dimana dirinya di rawat pasca kejadian nahas yang menimpa dirinya sejak kamis (22/08/19) pekan kemarin.
Kuasa hukum Noni, Muhammad Iqbal mengatakan, kliennya memaksakan diri datang ke Denpom III/1 Bogor untuk segera membuat laporan perihal ulah ancaman dan intimidasi oknum TNI yang menimpa kliennya itu. Iqbal mengatakan, bahwa kliennya itu ingin segera menuntaskan masalahnya dan tidak ada lagi kejadian seperti itu menimpa rakyat sipil lainnya dari perlakuan oknum TNI sebagai penegak hukum dengan semena-mena.
“Klien saya hanya ingin kejadian ini di usut dan pelakunya oknum dari TNI itu ditindak sesuai hukum militer yang berlaku, karena saya rasa mereka melakukan itu diluar kewajiban mereka dan bahkan saya menilai mereka melakukan tindakan sewenang-wenang kepada klien saya dengan menyalah gunakan jabatan, atau tugas mereka sebagai pelindung negara dan rakyatnya ini,” ucap Iqbal, saat di temui di RS sekitaran Bogor.
Iqbal juga mengatakan, betul dirinya mendampingi kliennya itu dan sudah membuat laporan ke Denpom III/1 Bogor. Namun Iqbal menyebut, pelaporan itu baru sebatas laporan dari kliennya dan belum diterima oleh Denpom. Iqbal menyebut alasan belum diterima laporannya itu, karena Denpom menyebut bahwa belum bisa melakukan pemeriksaan kepada kliennya disebabkan masih dalam keadaan sakit. Sehingga pihak Denpom akan menunggu sampai kliennya itu sembuh atau setidaknya normal dulu.
“Jadi pemeriksaan kepada klien saya itu untuk melengkapi berkas pelaporan. Namun karena kondisi klien saya yang masih sakit karena intimidasi itu, maka pelaporan secara resminya itu akan dilakukan sampai klien saya sembuh dulu, agar selesai pemeriksaan bisa langsung dilakukan upaya penyelidikan dan seterusnya,” tandas Iqbal.
Suami dari Noni, Ari, mengatakan, setelah kejadian yang telah menimpa istrinya tersebut, kini istrinya banyak melamun dan hilang keceriaannya, bahkan terkadang tiba-tiba suka mengigau ketakutan dan meminta tolong secara hateris. Ari juga menyebut, hasil konsultasi dirinya dengan dokter di Rumah Sakit tempat istrinya dirawat, penyakit istrinya jadi kompleks sebab akibat kebawa oleh depresinya itu.
“Tadi saya sudah ngobrol dengan dokter disini, istri saya malah semakin menjadi-jadi sakitnya akibat depresi dan dokter mengatakan psikis istri saya terguncang, jadi membutuhkan psikiater untuk memeriksa dan menyembuhkannya,” pungkas Ari. (er/bc)




No comment