Kuasa Hukum Pertanyakan Lanjutan LP Korban Pengeroyokan di Tamansari


Loading

BOGORCHANNEL.ID – Kuasa hukum dari Sembilan Bintang Sesar Gumara S.H belum lama ini mendatangi Mako Polsek Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, guna mempertanyakan terkait perkembangan pelaporan kasus diduga pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polsek tamansari, pada Senin 20 Feberuari 2023 yang lalu. Dimana kasus tersebut melibatkan tiga orang korban warga Desa Sukaresmi diduga dikeroyok bersama sama teman lainnya saat menjalankan aktifitas oalahraga latihan sepakbola di lapangan Sukaresmi pada sore hari.

Namun sebelum pertandingan berakhir, sekitar pukul 15.30 WIB, tiba-tiba para pelaku kurang lebih sebanyak 15 orang diketahui warga Desa Sukaluyu menghajar ke tiga korban berinisial AS, NZ, NH, dengan sangat brutal dan sadis. Satu diantara ketiga korban pengeroyokan tersebut mengalami gegar otak dan ketiga korban lainnya mengalami luka lebam dan para korban dibawa ke RS UMMI.

Keesokan harinya 22 Februari 2023, para korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Kepolisian Sektor Tamansari. Satu bulan lebih berjalan, laporan tersebut tidak ada kabar sama sekali dari Polsek Tamansari.

“Jadi, mereka ini (korban), melaporkan ke Polsek Tamansari, karena selama sebulan belum ada tanggapan dan respon dari pihak Polsek terkait kasus yang menimpa para korban, dan bagaimana kelanjutan kasus yang dilaporkan, mereka meminta bantuan hukum kepada kami,”terang Gumara, selaku kuasa hukum korban.

Oleh karennaya, kami dari Kuasa Hukum mendatangi Kantor kepolisian Tamansari meminta perkembangan laporan yang dialami para korban, akan tetapi tidak merespon dengan baik permohonan pihak kuasa hukum.

Karena tidak ada tanggapan, maka, pihaknya selaku Kuasa Hukum korban melayangkan surat aduan ke Plt Bupati Bogor atas perbuatan Kades dan Sekdes Sukaluyu yang diduga telah melakukan Obstruction of justice (menghalang-halangi proses keadilan), sebagaimana Pasal 221 KUHP.

Pada tanggal 27 Februari 2023, sebelumnya para korban didatangi Kades dan Sekdes Sukaluyu. Mereka meminta kepada korban pengeroyokan untuk melakukan musyawarah guna berdamai dan meminta dicabut laporan Polisi.

“Kami berharap Polisi menangkap segera para pelaku penganiayaan klien kami, setelah mengajukan pelaporan sehari setelah kejadian, tetapi laporan itu malah tidak ditanggapi sampai hari ini. Ini ada apa?,”tukasnya.

Risky

 

 

Comments are disabled.