Glow KRB Kembali Disoal, ‘Aliansi Pemuda Sunda Mengugat’ Tuntut Wali Kota

IMG 20211029 WA0002

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Di Hari Sumpah Pemuda para budayawan berbagai daerah di Jawa Barat dan aliansi Pemuda Sunda Menggugat Kota Bogor mengadakan doa bersama di Halaman Balai Kota Bogor, Kamis (28/10/21).

Kedatangan para budayawan dan aliansi “Pemuda Sunda Menggugat”, menolak adanya program Glow di Kebun Raya Bogor (KRB) yang katanya merusak alam Kebun Raya Bogor (KRB).

Bukan hanya berdoa di halaman Balai Kota, mereka juga berorasi dan membakar dupa.

Salah satu budayawan menyampaikan dalam orasinya mereka menyatakan sikap kepada Wali Kota Bogor.

1. Menolak program Glow di Kebun Raya Bogor. Pertunjukan cahaya dengan musik dikhawatirkan mengganggu ekosistem binatang malam yang ada di Kebun Raya Bogor.

Ekosistem binatang dan tanaman di Kebun Raya Bogor yang kita jaga akan berangsur- angsur mengalami perubahan. Sewaktu kita kecil, setiap sore menjelang magrib ma ega bogor masih bisa menyaksikan ribuan kelelawar di Kebun Raya Bogor. Sekarang Pemandangan itu sudah tidak ada lagi.

Pertunjukan cahaya Glow dikhawatirkan berpotensi menggangu kehidupan binatang dan tumbuhan malam yang hidup di kebun raya Bogor, merusak habitat yang ada

“Kebun Raya jangan dikapitalisasi untuk mendulang uang, namun sebagai tempat edukasi publik yang memiliki nilai sejarah”

2. Wali Kota Bogor bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi apabila diteruskan karena bertentangan dengan marwah Kebun Raya dan Perwali 17 tahun 2015.

Harus diingat Hutan buatan itu ditujukan untuk keperluan menjaga kelestarian lingkungan sebagai tempat memelihara benih-benih kayu yang langka.
Di tanami tumbuhan yang berguna, tempat pendidikan guru, dan koleksi tumbuhan bagi pengembangan kebun-kebun yang lain dan merupakan paru paru dunia.

3. Wali Kota Bogor apabila tidak memenuhi tuntutan, agar turun dari jabatan atau segera mengambil keputusan menghentikan Glow.

Meminta kepada walikota Bogor supaya tetap menjaga kepercayaan masyarakat, dengan mendesak pengelola PT. MNR dan BRiN agar segera membatalkan pertunjukan tata lampu dan audio yang akan digelar pada malam hari.

Setelah memberikan orasi di depan Balai Kota para budayawan dan aliansi Pemuda Sunda Menggugat mereka longmarch menuju Kebun Raya Bogor (KRB) untuk menggelar aksi. (ER/BC)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *