Dihadapan 7 Pemda Filipina, FKUB Kota Bogor Paparkan Pemajuan Toleransi dan Kerukunan

IMG 20230531 WA0013

BOGORCHANNEL.ID– Keberhasilan FKUB Kota Bogor dalam menerapkan mediasi serta dialog dalam pemajuan toleransi dan kerukunan di Kota Bogor, mendapatkan atensi dari beberapa kepala daerah di Filipina.

Melalui Local Government Unit Fellowship on Social Cohesion and Resilience program yang digagas oleh The Asia Foundation 7 pimpinan daerah di Filipina, Rabu (31/05/23) melakukan studi dan diskusi dengan walikota Bogor dan FKUB Kota Bogor dalam menerapkan resolusi konflik dan kohesi sosial melalui jalur dialog dan mediasi.

Pada kesempatan, Ketua FKUB Kota Bogor, Hasbulloh berbagi pengalaman terkait penyelesaian konflik pendirian Rumah Ibadah GKI Yasmin yang saat ini menjadi GKI Bogor Barat.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan pengantar diskusi dalam menyambut delegasi dari 7 Pemda dari Filipina, menegaskan bahwa keberhasilan Kota Bogor dalam menjaga kerukunan adalah karena adanya tokoh-tokoh kunci penjaga kerukunan dan Toleransi dari berbagai tokoh agama, disebut oleh Bima Arya sebagai ‘The Guardian of Harmony’.

Khalida Polao selaku Kepala Daerah Pagayawan, Filipina mengapresiasi langkah FKUB Kota Bogor dalam melakukan penguatan toleransi di kalangan tokoh agama dan Pemuda sampai pelajar di Kota Bogor, agar kerukunan tetap terjaga di tiap generasi.

Senada dengan Khalida Palao, Dimnatang Pansar selaku kepala Daerah Butig, Lanao del Sur, merasa sharing yang didapat dari Kota Bogor dalam menangani konflik dengan jalan dialog dan mediasi, merupakan contoh yang baik, yang bisa diterapkan oleh beberapa pemerintah daerah di Filipina.

Selain dialog yang dilangsungkan di Balaikota Bogor, rombongan dari Filipina melakukan kunjungan lapangan ke Gereja GKI Yasmin yang saat ini menjadi Gereja GKI Bogor Barat.

Sejumlah pemerintah daerah yang hadir diantaranya Arcam P. Istarul dari Pemda Tipo-Tipo, Provinsi Basilan, Jul Adnan Harapan dari Pemda Sumisip, Provinsi Basilan, Khalida Polao Sanguila dari Pemda Kota Pagayawan, Roderick Purigay dari Kota Lamitan, Provinsi Basilan, Hanie A Bud, Pemda Maluso, Provinsi Basilan, Dimnatang Pansar, Pemda Butig, Provinsi Lanao Del Sur, Muhammad Ali Matahalao, Pemda Cotabato.

Selain itu hadir juga Lilian de Deon dari Departemen of Interior and Local Government Filipina, Sam Chittick dan Erika Kristel dari Asia Foundation Filipina, Mochamad Musthafa dan Ahsan Jamet Hamidi dari Asia Foundation Indonesia. (**)

Gambar: IST

 

Comments are disabled