B-CHANNEL, CARINGIN – Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah ditetapkan sebagai Desa Mitra Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor berdasarkan hasil survei yang dilakukan tim.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian pada Launching Pembinaan Desa Mitra Polbantan Bogor di halaman Yayasan Annur Cimande, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Bogor, Sabtu (13/04/19).
Menurutnya, program Pengabdian Masyarakat Polbangtan Bogor adalah pemberdayaan Desa Mitra yang
dilakukan secara terpadu dengan melibatkan dinas maupun instansi terkait.
“Untuk tahap awalnya, kami telah
melakukan pengkajian dalam rangka menyusun rencana aksi dengan metoda Rapid Rural Apraisal (RRA) yang dilanjutkan pada pelaksanaan Workshop Penyusunan Rencana Aksi Terpadu yang dihadiri Dinas atau Instansi terkait,” ujarnya.
Program ini, kata Momon, terdiri dari empat fase, dimana fase pertama dilaksanakan pada tahun 2019, yakni berupa Benah Kelompok. Fase keduanya akan dilaksanakan pada tahun 2020 nanti, melalui penumbuhan asosiasi atau gabungan kelompok tani. Sedangkan fase ketiga yang akan dilaksanakan pada tahun 2021, yaitu penumbuhan kelembagaan ekonomi petani.
“Terakhir, yakni fase keempat untuk Pemantapan Kelembagaan Ekonomi Petani. Jadi, selain Desa Lemah Duhur sebagai Desa Mitra Polbangtan Bogor dalam Program Pengabdian Masyarakat, juga merupakan Laboratorium lapangan dalam pelaksanaan pembelajaran vokasi,” tuturnya.
Dijelaskan Momon, maksud dilaksanakan launching sendiri untuk memberikan apresiasi kepada Dinas atau Instansi terkait atas dukungannya terhadap pemberdayaan Desa Mitra.
Sedangkan, tujuannya adalah peresmian dimulainya pelaksanaan Pemberdayaan Terpadu. Adapun untuk pesertanya berjumlah 663 orang terdiri dari petani binaan, perwakilan Penyuluh, perwakilan KTSM (Kelompok Tani Santri Milenial), Dinas/Instansi Pembina, Dosen Pembina, Mahasiswa, Pemerintah Kabupaten Bogor, Kecamatan Caringin, Desa Lemah Duhur, dan Dunia Usaha dan Industri.
“Peserta ini nantinya akan diberi pembinaan seperti Bimbingan Teknis, Penguatan Kapasitas dan Pengembangan Kelembagaan Tani dan Temu Bisnis. Kemudian diberi fasilitasi bantuan berupa ternak domba, alsintan, bibit rumput odot, mineral block, ikan lele dan gurame. Termasuk fasilitasi pelayanan Laboratorium POM, pengujian sayur segar dan fasilitasi pendukung lainnya dari Dinas ataupu Instansi terkait,” Terangnya.
Reporter: Agus Sudrajat




No comment