Asik Bermain di Kali Kawasan BNR, Tiga Bocah Tertimpa Bangunan Turap, 1 Meninggal 2 Selamat

IMG 20221027 WA0015

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Seorang anak berusia 13 tahun dinyatakan telah meninggal dunia, setelah menjadi korban atas ambruknya sebuah bangunan turap atau tembok penahan tanah (TPT) di Kali Ci Gading kawasan Elite Bogor Nirwana Residance (BNR) Cluster Panorama RT 04,RW 04, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (27/10/22).

Korban yang meninggal yakni Dika. Sedangkan dua korban lainnya selamat, yaitu Rifai (11), dan Fauzi (11). Sebelum kejadian, ketiganya sedang asik bermain air sambil mengambil ikan dan kepiting, tepat dibawah tembok turap itu.

Sebelum kejadian nahas itu terjadi, korban ketiganya sudah di ingatkan oleh beberapa pekerja disana, juga si kakek dari korban Dika, yaitu Agan Suganda.

“Mereka udah saya larang , jangan bermain di bawah tebingan. Namun tetap terus mengeruk bebatuan yang mengganjal tebingan. Setelah terus mengeruk bebatuan tembok penahan ambruk dan menimpa ketiga korban,”kata Agan, kepada media.

Agan lanjut menuturkan, dari ketiga korban, Dika, Rifai dan Fauzi, yang dalam kondisi terjepit, luka terparah yakni Dika. Lantaran Dika yang saat itu paling depan lebih dekat dengan tebingan bebatuan itu.

“Ya, Dika meninggal karena luka cukup serius dibagian kepala. Rifai dan Fauzi dibawa ke rumah sakit Umi untuk penanganan medis dan selamat,”katanya

Mendengar adanya kejadian itu, warga setempat langsung mendatangi lokasi dan membantu mengevakuasi menggunakan alat seadanya. Dimana ketiga korban dalam kondisi terjepit oleh batu dan juga tebing.

“Sekitar 30 menit kita berhasil mengevakuasi ketiga korban. Berat batu kira kira 4 ton, soalnya di angkat oleh 12 orang engga ke angkat,” ungkapnya.

Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh mengatakan, berdasarkan informasi Tembok Penahan Tanah (TPT) itu pernah terjadi longsoran pada satu bulan lalu. Dan saat ini menurut Hidayatulloh, TPT tersebut tahap pengerjaan oleh PT BNR.

Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh menghimbau, kepada orang tua agar waspada dan mengawasi putra dan putri ketika sepulang sekolah dan ketika bermain.

“Tentunya ini adalah musibah, tentu juga yang pertama kami sangat menghimbau kepada orang tua, warga Bogor Selatan untuk tetap waspada dan mengawasi anak anak nya yang sedang bermain. Waskat kepada orang tua mengontrol anaknya paska pulang sekolah, bermain dan lainnya,” pesan Camat.

Risky

Comments are disabled