B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Belum lama ini, Pengurus Koordinator Daerah OK OCE Prasasti Bogor Raya dilantik tim penggerak OK OCE Kabupaten-Kota, bertempat di Rumah Makan Bumi Aki Jalan Raya Pajajaran, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor.
Pelantikan Koorda Bogor Raya dibarengi dengan Seminar dan Talkshow Creative Preneur, bertajuk “Insan Kreatif dalam Tantangan Global Digital di Era Milenial melalui Wirausahaâ€.
OK OCE Prasasti menghadirkan narasumber Indra Cahya Uno (Co-founder OK OCE Indonesia), Isnaeni Iskandar (Wakil Koornas OK OCE Prasasti), Faldo Maldini (Co-founder jakerja.com), Zulfikar Priyatna (Sekjen OK OCE Indonesia), Victor Aritonang (Koornas OK OCE Prasasti), Eva Situmeang (Pengusaha), dan Nasril Nasirwan (Koorda OK OCE Prasasti Bogor Raya).
Acara dihadiri 100 peserta kaum perempuan dari kalangan guru-guru sekolah kejuruan bidang bisnis kewiraushaan yang juga penggerak UMKM.
Sekjen OK OCE Indonesia Zulfikar Priyatna, Zulfikar Priyatna menyambut baik dan merespon positif kehadiran para guru tersebut. Dikatakan Zulfikar bahwa OK OCE Indonesia membuka diri dan siap mendukung, serta bekerja sama dalam membina kewirausahaan sekalipun itu untuk pelajar
Zulfikar menjelaskan tentang konsep gerakan kewirausahaan OK OCE, 7 pas sukses wirausaha OK OCE, juga berbagi pengalaman jatuh bangunnya dalam berbisnis.
Isnaeni Iskandar yang juga pengusaha sejumlah usaha jasa, seperti kuliner dan perjalanan wisata dan umrah-haji, menceritakan polemik sebelum dirinya memutuskan ‘putar haluan’ dari karyawan suatu maskapai diluar negri menjadi pengusaha.
“Teman-teman saya bilang saya gila berhenti kerja, pulang ke Indonesia dan mau menjadi pengusaha, tapi istri saya mendukung. Kini, kawan-kawan saya disana itu masih tetap karyawan, dan saya sudah menjadi pengusaha,”ujarnya.
Isnaeni juga memotivasi peserta talkshow dengan membagikan juga pengalaman spiritual keagamaannya dalam membangun bisnis, diantaranya merupakan didikan orangtuanya.
Koorda OK OCE Prasasti Bogor Raya, Nasril Nasirwan, seorang praktisi usaha bawang goreng kemasan, mengemukakan bahwa potensi wirausaha di Bogor Raya sangat besar, hanya persoalannya kurangnya wadah jejaring yang menaungi pelaku usaha tersebut.
“OK OCE Prasasti hadir di Bogor Raya sebagai wadah bagi kita pelaku usaha, untuk mendukung pengembangan bisnis wirausaha di Bogor Raya ini†ujar Nasril.
Indra Cahya Uno pendiri juga penasehat nasional OK OCE, menjelaskan tentang strategi gerakan kewirausahaan OK OCE. “OK OCE Indonesia bukan lembaga peminjam modal, bukan pemberi ijin, bukan yang melakukan usaha, tetapi yang dilakukan bikin kurikulum pelatihan untuk berbagai komunitas, seperti OK OCE Prasasti ini.†ujar Indra yang juga Kakak kandung Sandiaga Salahuddin Uno.
Indra Uno juga menjelaskan tentang isu-isu yang selama ini bahwa OK OCE gagal, OK OCE bangkrut, dan lain sebagainya.
“Mereka sederhananya tidak paham tentang OK OCE suatu gerakan, kita jalan aja terus ga usah nanggepin, buang waktu. Yang kita lakukan adalah terus menyebarkan ‘virus’ kewirausahaan†jelas Indra Uno.
Indra Uno mengungkapkan juga bahwa OK OCE Indonesia memiliki jaringan yang luas, termasuk juga OK OCE Prasasti yang hingga saat ini sudah menjangkau banyak kabupaten/kota.
“OK OCE Prasasti sudah hadir di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan lainnya. Jadi boleh pakai kurikulumnya OK OCE, ToTnya, para trainernya gratis, jejaring nya gratis, boleh memakai merek OK OCE gratis asal melalui proses kurasi atau penilaian. Namun sebenarnya yang paling penting bukan itu semua, tapi the power of silaturahmi, itu modal yang terpenting†ungkap Indra Uno.
Animo peserta antusias mengikuti talkshow, secara khusus kehadiran para guru pengampu pelajaran bisnis dan kewirausahaan, menambah menarik pembahasan talkshow, dan ini merupakan yang pertama terjadi dari berbagai kegiatan yang diadakan OK OCE Prasasti.
“Kami hadir disini memang bukan sebagai pelaku usaha, tetapi kami guru yang mengajar pelajaran bisnis dan wirausaha, kalau tadi kan disampaikan mereka yang ingin menjadi pelaku usaha, bahkan sudah menjalankan usaha. Kami ini mengajarkan bisnis dan wirausaha kepada murid-murid sekolah kami. Apakah OK OCE Prasasti dapat memfasilitasi, atau bagaimana kami dapat disupport?†demikian aspirasi guru-guru yang hadir tersebut.(dpt/bc)




No comment