BOGORCHANNEL.ID– Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Teguh Setyabudi, dan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) pada Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kemendagri, Brigjen Pol. Muhammad Nuh Al Azhar membuka Gebyar Pelayanan Kependudukan Dukcapil Family Fest 2026 di Bogor Great Mall, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (13/06/26).
Dalam sambutannya, Teguh Setyabudi menegaskan bahwa dokumen kependudukan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, meskipun urusan kependudukan bukan termasuk pelayanan dasar, seluruh layanan publik bertumpu pada data kependudukan yang akurat.
Ia menjelaskan bahwa dokumen kependudukan tidak hanya menjadi bukti identitas penduduk, tetapi juga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik yang sebagian besar berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Teguh Setyabudi mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Pelayanan Kependudukan Dukcapil Family Fest 2026 yang dinilai sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dari jumlah penduduk yang mencapai lebih dari satu juta jiwa, capaian administrasi kependudukan Kota Bogor tergolong baik. Kami berkomitmen seluruh layanan dukcapil dilaksanakan secara cepat, tepat, akurat, dan gratis tanpa dipungut biaya apa pun,” tegas Teguh Setyabudi.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Selain itu, ia mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga, salah satunya BPJS.
Menanggapi dorongan untuk memperluas kerja sama layanan kependudukan, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap membuka peluang kolaborasi dengan berbagai instansi vertikal guna menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses masyarakat.
“Tadi pagi kami membuka layanan pembuatan paspor bagi 544 pemohon di Balai Kota Bogor. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang cepat dan mudah, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan kesempatan,” kata Dedie Rachim.
Ia menambahkan bahwa pelayanan publik yang diselenggarakan pada hari libur sangat dinantikan masyarakat. Karena itu, ia berharap kegiatan pelayanan jemput bola seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, satu hingga dua kali setiap bulan, , sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan secara maksimal. (*Ist)



