Beragam Pertunjukan Spektakuler Kolosal Seni Tradisi Meriahkan Helaran HJB 543 Kota Bogor 

IMG 20250629 WA0001

BOGORCHANNEL.ID– Semangat ribuan warga untuk merayakan malam puncak HJB tak luntur sedikit pun, meski Kota Bogor diguyur hujan sejak siang hingga dimulainya acara Helaran yang di awali di Plaza Balaikota hingga Jalan Jenderal Sudirman Bogor Tengah, kendati jalanan masih basah oleh sisa hujan.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa pelaksanaan helaran di malam hari bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat yang sebelumnya mungkin tidak sempat hadir karena kesibukan di siang hari.

“Helaran HJB tahun ini kita laksanakan di malam hari. Tujuannya sebetulnya ingin mengajak masyarakat yang selama ini mungkin tidak sempat datang ketika pagi atau siang hari karena bekerja atau beraktivitas. Mudah-mudahan malam ini mereka bisa hadir,” ujar Dedie di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (28/6/2025) malam.

Terkait hujan yang sempat turun, Dedie Rachim justru menyebutnya sebagai berkah bagi Kota Bogor yang dikenal sebagai Kota Hujan.

“Saya sudah sampaikan kepada masyarakat, kalau mau hadir jangan lupa membawa payung atau jas hujan, karena ini konsekuensi kita tinggal di Kota Bogor, Kota Hujan. Jadi masyarakat jangan takut atau mengeluh, karena hujan merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari dan anugerah bagi kita,” ucapnya.

Ia juga menilai bahwa hujan yang turun dan berhenti tepat saat helaran dimulai adalah pertanda kebaikan.

“Malam ini kita menyaksikan betapa Tuhan melalui alam memberi sinyal kepada kita. Hujan deras yang turun dan berhenti tepat di waktu pelaksanaan memiliki arti bahwa alam mencintai kita semua,” tutur Dedie Rachim.

Dengan mengusung tema Raksa Jagaditha, yang berarti menjaga keseimbangan bumi untuk kesejahteraan bersama, perayaan HJB ke-543 tak hanya menjadi ajang pertunjukkan budaya, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya pelestarian alam dan semangat kolaborasi lintas daerah.

Berbagai pertunjukan awal Helaran HJB dibuka dengan sakral gamelan lembut  sebelum melaksanakan parade menuju panggung utama.

Penampilan spektakuler kolosal seni tradisi yang dikemas secara apik dan lighting serta suhu udara rendah menambah hangatnya pencahayaan selepas hujan dalam pertunjukan helaran HJB ke-543.

Pertunjukan atraktif ini sukses menghipnotis masyarakat dengan ditampilkanya kolosal yang dikemas secara tradisional sunda.

Kolosal yang dikreasikan oleh konseptor Decky S. Ramadhan, yang diproduksi oleh D’danze project ini bisa disebut penampilan pertama dalam kolosal yang mengolaborasikan enam hingga sepuluh komunitas, baik dari Kota Bogor, maupun luar Kota Bogor. (*)

Comments are disabled