Jokowi Kembali Serahkan Bansos ke Masyarakat dan Pedagang, Pengelola Pasar di Bogor Ucapkan Terimakasih

IMG 20220517 WA0027

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Untuk kesekian kalinya, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pasar Tradisional di Bogor. Kunjungan orang nomor satu ini tak lain membagikan sejumlah bantuan sosial bagi masyarakat dan pedagang. Pasar yang tuju Jokowi, yaitu Pasar Cibinong dan Gunung Batu Kota Bogor.

Di Pasar Cibinong, Presiden Jokowi langsung menyapa sejumlah penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan menyerahkan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp1,2 juta.

Selain BMK, Presiden juga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Minyak Goreng sebesar Rp300 ribu kepada para penerima PKH dan para pedagang.

Selepas dari Pasar Cibinong, Presiden beranjak menuju Pasar Gunung Batu dan membagikan bantuan sosial serupa. Presiden juga sempat membeli mangga sebanyak 3 kilogram dari salah satu penjual.

Selain membagikan bansos dan sembako, di kedua pasar tersebut Presiden juga mengecek langsung harga dan ketersediaan minyak goreng. Harga minyak goreng curah terpantau sudah lebih stabil namun bervariasi di beberapa pedagang.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Gunung Batu, Kosasih, mengaku saat ini harga minyak goreng curah sudah mencapai Rp14.500 per kilogram. Namun, ia mengaku kesulitan mendapatkan pembeli.

“Satu kilo Rp14.500, kata Pak Presiden murah. Murah juga sekarang nggak ada yang belinya. Harga sih sudah normal, sudah standar,” ungkap Kosasih.

Presiden dalam kegiatan didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, dan Plt. Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Sementara Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor Muzakkir mengucapkan terimakasih atas kunjungan Presiden Joko Widodo beserta rombongan ke pasar rakyat, pasar Gunung batu.

Kunjungan Presiden menurut dia, memberikan semangat buat pengelola, pedagang dan masyarakat untuk menghidupkan kembali ekonomi pasar rakyat.

“Tentunya memberikan dampak positif dalam hal pertumbuhan ekonomi mikro para pedagang atau UMKM,”katanya. (**)

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *