B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Sempur dengan dibangunnya Foodcourt Sempur hasil kolaborasi Kecamatan Bogor Tengah dan PT. Mayora.
Menurut Dedie, ini penghormatan untuk warga Sempur yang selama ini mempunyai kesan bahwa kaki lima yang ada di sekitaran Sempur ini tidak tertata dengan baik.
“Jadi dengan bantuan CSR dari mayora kita akhirnya bisa mewujudkan sebuah lokasi tempat penampungan sementara. Ya, meskipun sementara saya pikir ini persentatif paling tidak bisa mempersentasikan sebuah tempat kuliner yang tadi nya PKL menjadi lebih tertata,” ucapnya, Minggu (26/12/21).
Pembangunan Foodcourt Sempur berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Mayora, lanjutnya, bisa mengangkat Marwah para PKL menjadi pedagang pemilik kios sementara.
“Meskipun sementara kalau administrasinya lengkap mereka bisa KUR siapa tau dengan KUR itu mereka bisa meningkatkan usaha, siapa tau mereka juga punya kios yang beneran di pasar. Jadi kita betul-betul memperhatikan ini. Beberapa lokasi lain selain di Bogor tengah, di Bogor barat, Bogor Utara, kemudiam Bogor timur nanti kita akan tata ulang juga semuanya,” jelasnya.
Kendati demikian, Dedie menyinggung soal sampah harus diperhatikan bersama lantaran lokasi foodcourt bersebelhan dengan sungai Ciliwung. Dedie mengingatkan, sungai Ciliwung bukan tempat sampah sehingga dirinya meminta melalui koperasi nanti di kelola terkait dengan persampahan.
“Koperasi bersama-ama dengan wilayah dengan kelurahan, termasuk PLM bahwa sampah itu harus di kelola dengan baik sehingga tidak ada sampah yang di buang ke sungai, jika ada yang membuang sampah kesungai saya tutup warungnya, kalo ketahuan,” tegasnya.
“Ini pelajaran buat kita semua untuk menghargai alam, boleh berdagang, boleh berjualan, kita tata, dan kita hormati juga lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, selama dua bulan dilaksanakan pembangunan, Foodcourt Sempur akhirnya telah rampung dan diresmikan sebagai soft launching oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim pada Jumat (24/12/21) lalu.
Pembangunan Foodcourt Sempur berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. Mayora, yang diperuntukan bagi relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah.
Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan, Foodcourt Sempur ini menampung 120 PKL di kawasan Sempur. Setelah pembangunan selesai, seluruh PKL yang sudah terdata dan terverifikasi oleh Kelurahan Sempur, langsung menempati lokasi Foodcourt. Untuk operasional Foodcourt Sempur, pedagang dibagi 2 shift, ada yang berjualan pagi hingga sore, dan sore hingga malam.
“120 pedagang yang menempati Foodcourt ini dibagi 2 shift. Untuk shift pagi dari mulai pukul 06.00 sampai 16.00, dan shift 2 dari pukul 16.00 sampai 22.00 WIB. Semua PKL di kawasan Sempur ini sudah diakomodir dan masuk ke Foodcourt,” jelasnya.
Terkait penbangunan, lanjut Wahid, dilaksanakan oleh vendor dari PT. Mayora. Untuk pengelolaan Foodcourt ini oleh Koperasi Talas Kasohor Sempur. Camat berharap dengan dibangunnya Foodcourt Sempur, pendapatan para PKL bisa meningkat, sekarang naik satu digit. Dari awal tidak memiliki kios, selarang PKL sudah memiliki kios dan PKL sudah masuk kategori UMKM.
“Tidak ada biaya apapun bagi relokasi PKL masuk ke Foodcourt ini, hanya service cas untuk kebersihan, air dan listrik. Untuk PAD kedepan di sektor PKL ini, menjadi tugas Bapenda dan Dinas Koperasi UMKM. Kami ucapkan terima kasih kepada PT. Mayora yang sudah membangunkan Foodcourt untuk menampung PKL di Sempur. Sehingga PKL semakin nyaman dan rapi,” pungkas Wahid didampingi Lurah Sempur Dicky Pratama. (ER/BC)




No comment