Warga Desak Walikota Copot Kadis DKPP

IMG 20200721 WA0027

B-CHANNEL,KOTA BOGOR– Lambannya penanganan limbah kotoran sapi dan magot membuat warga Perumahan Bogor View 2 ‘geram’. Kekesalan warga ini pun berbuntut desakan agar Walikota Bogor Bima Arya mencopot Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Anas S Rasmana.

“Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian telah gagal memberikan solusi.Warga tidak meminta muluk-muluk. Kami hanya meminta agar bau busuk yang dicium warga setiap harinya bisa dicarikan solusi.Tapi yang ada kepala DKPP lamban dalam memberikan solusi,”ujar Banggua Togu Tambunan warga Bogor View 2 pada Senin (27/07/20).

Banggua pun sangat menyayangkan langkah kadis yang terkesan mengulur waktu. Padahal seharusnya Anas yang juga adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menurut dia bisa mengambil langkah tegas untuk mengangkut kotoran sapi dan limbah belatung tanpa harus menunggu persetujuan dari UPTD RPH.

“Namanya juga PPK ya pasti bisalah dia (kepala dinas red) mengambil langkah tegas. Dan juga persoalan ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Kenapa hari ini bisa terulang lagi?. Artinya kinerja kepala dinas DKPP perlu dievaluasi,”tegas Banggua.

Selain itu, Banggua juga meminta Walikota Bogor agar datang ke lokasi RPH. Disana, Bima pun diminta untuk tinggal dan mencium bau busuk yang menyerang warga Bogor View 2. Kekesalan Banggua bersama warga lainnya itu lantaran kadis berjanji untuk mengangkut limbah itu pada Agus mendatang. Sementara langkah kadis itu dinilai lamban.

“Padahal dari Juli warga sudah diresahkan dengan adanya bau kotoran ini. Sejak dua tahun lalu malah kejadian ini pernah terjadi. Tapi kenapa harus menunggu Agustus pak?. Jika memang selama di RPH walikota tidak sanggup maka bapak silahkan copot Kadis DKPP,”pintanya

Tak hanya itu, Banggua juga menyoroti Dinas Lingkungam hidup yang dianggap “tidur”. Seharusnya kata dia DLH ketika warga mengeluhkan adanya limbah kotoran hewan,DLH juga turun ke lokasi tapi mengapa DLH juga diam.

“Bapak walikota kenapa semua anak buahnya pada diam dan kurang merespon,”jelas Banggua.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Denni Wismanto mengaku akan mengecek langsung limbah aduan warga Bogor View 2.

“Tapi jika saya tidak turun maka perwakilan dari DLH lah yang akan meninjau lokasi,”singkat Deni ketika dikonfirmasi melalui sambungan telephone pada Senin (27/07/20)

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas DKPP Anas S Rasmana pun mengaku tidak bisa berbuat sembarangan. Sebab kata Anas, bersama dinas lain sudah membuat sebuah kesepakatan. Awalnya Anas mau membongkar kandang dan mengangkut kotoran sapi akan dilaksanakan pada 4 Agustus mendatang.

“Tapi karena didesak terus pengangkutan akan dipercepat menjadi 1 Agustus,”singkat Anas ketika dikonfirmasi melalui sambungan telephone.

Reporter: Febri DM

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *