Milyaran Uang Palsu Dibakar

IMG 20200723 WA0017

 

B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Milyaran uang palsu (Upal) pecahan ratusan ribu rupiah beserta ribuan pil psikotropika dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor pada Kamis (23/07/20). Tak hanya dimusnahkan, barang haram ini, juga dilebur ke air panas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bogor Bambang Sutrisna, mengatakan, semua barang bukti yang dimusnahkan oleh pihaknya merupakan hasil tindak pidana yang diamankan Polresta Bogor Kota.

“Semua barang bukti yang dimusnahkan terhitung dari kurun waktu September 2019-Juli 2020. Barang bukti itu diantaranya terdapat 3.977 lembaran uang palsu. Dari jumlah itu, ada 3.970 lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang dimusnahkan,” sebut Bambang, Kamis (23/07/20).

Selain uang palsu, kejari, juga mengamankan belasan ponsel yang terdiri dari berbagai merek.Tak hanya itu, barang bukti lainnya seperti senjata tajam (sajam) dan belasan pakaian juga turut dijadikan sebagai bukti untuk mengungkapkan kasus ini.

Kata Bambang, alasan kejari, terlambat memusnahkan barang bukti, itu karena dia bersama anak buahnya pada masa hari bhakti Adhyaksa sedang banyak melaksanakan kegiatan.

“Barang bukti itu diamankan dari 112 kasus.Semua barang bukti itu sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (incraht) maupun pada tingkat banding,”jelas Bambang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat, mengapresiasi langkah kejari. Menurut Ade, pemusnahan barang bukti yang dilakukan kejari, itu menunjukkan keseriusan aparat dalam penegakan hukum. Hal ini pun, bisa dijadikan untuk mngedukasi masyarakat terlebih pada masa kondisi pandemi Covid-19.

“Badan Narkotika Nasional Kota Bogor saat ini sedang melakukan koordinasi dan kolaborasi untuk membentuk satuan tugas narkoba di tingkat kecamatan. Satgas ini bisa berisi dari kalangan kepolisian, kejaksaan, aparat wilayah termasuk tim penggerak PKK. Satgas ini sekaligus menjadi agen dalam menyampaikan edukasi, mempersempit peredaran narkoba, dan melaporkan kondisi di lapangan. Semoga Agustus sudah punya tim satgas tingkat kecamatan,”pungkas Ade.

Reporter: Febri DM

No comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *