B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Dengan gigih, Kelompok Kerja (Pokja) Sampah KRL Cijeruk menarik gunukan sampah warga terdiri dari 200 Kepala Keluarga (KK) RW 06, Desa Tajur Halang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Meski bau dan kotor, sampah mereka angkut tanpa pamrih dengan dipikul sejauh 500 meter ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bank Sampah RW 06.
Satu dari petugas Pokja sampah KRL Cijeruk, Jana mengaku, selama ini sampah yang diangkutnya karena belum adanya kendaraan pengangkut sampah sebagai pendukung. Ia berharap, kedepan ada bantuan kendaraan khusus sampah.
Jana mengatakan, sampah-sampah ia bawa ke TPS Bank Sampah untuk terlebih dahulu di pilah oleh petugas Pokja. Sedangkan KRL Cijeruk masih membawa sampah-sampah tersebut kembali ke TPA Galuga untuk pembuangan tahap akhir.
Anggota Bank Sampah KRL Cijeruk, sampah yang didapat dari para petugas Pokja, ia daur ulang kembali untuk dimanfaatkan menjadi menjadi sampah organik dan non organik.
Soal pendukung fasilitas seperti kendaraan sampah, ia menyebut masih wajar, karena Bank Sampah KRL Cijeruk didirikan baru tiga bulan yang lalu. Kendati begitu, para petugas pemulung sampah tetap gigih dan bersemangat.
Sekedar diketahui, Kabupaten Bogor darurat sampah setidaknya dilihat dari produksi sampah yang mencapai 2.850 ton dalam sehari. Hanya 700 ton sampah yang bisa terangkut. Sisanya, 2.100 ton masih menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
Reporter: Junaedi Mustopa




No comment