B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Wali Kota Bogor Bima Arya mengawali aktivitas shalat Jumat di Masjid Baitur Ridwan Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (39/05/20). Disana, Bima di sambut hangat Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitur Ridwan H Firman Sidik Halim dan para jamaah.
Sebelum pelaksanaan shalat Jumat dimulai, Bima lebih dulu mengikuti sejumlah proses protokol kesehatan mulai dari pengecekan suhu tubuhm, mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, lalu memasuki bilik disinfektan untuk sterilisasi seluruh tubuh. Setelah semua dilalui, Bima memasuki Masjid dan duduk dengan pembatasan jarak sekitar satu meter.
Bima Arya mengapresiasi penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan oleh DKM Baitur Ridwan. Menurut Bima, Masjid Baitur Ridwan ini merupakan masjid yang sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Masjid inipun bisa menjadi percontohan bagi masjid masjid lainnya di Kota Bogor.
“Seluruh masjid masjid di Kota Bogor harus menerapkan protokol kesehatan apabila ingin melakukan aktivasi kembali. Nanti diawali dengan mengajukan ke Kelurahan untuk mendapatkan izin dari Pemkot Bogor.
Terkait izin untuk berbagai kegiatan di masjid, Bima menjelaskan landasan ilmiah rekomendasi dari epidemiologis bahwa kondisi di Kota Bogor sudah cukup terkendali melandai, angka penularannya sudah dibawa satu angka rerproduksinya karena itu bisa mulai melakukan langkah yang lebih baru.
“Ikhtiar kita lakukan banyak yang dilakukan oleh pemerintah tim medis dan semuanya tapi ujungnya adalah kuasa Allah, karena itu kita yakini memohon kepada Allah di tempat ibadah itu adalah jalan utama bagi kita untuk menang melawan Covid-19 ini. Karena itu dengan bismillah Pemkot mulai mengizinkan masjid di Kota Bogor kembali menjalankan aktivitas ibadah bersama dengan catatan memberlakukan protokol kesehatan dengan sangat ketat, seperti yang dilakukan di Masjid Baitur Ridwan ini,” jelasnya.
Di Kota Bogor sendiri Bima mengatakan ada sekitar 875 masjid dan akan dilakukan pendataan dimana nantinya setiap masjid mengajukan ke kelurahan agar disetujui Walikota untuk diizinkan.

“Kita buat data yang rapi, masjid Baitur Ridwan ini dipilih karena punya protokol kesehatan yang sangat siap jadi kemarin diproses kita izinkan dan kita ingin masjid semua menerapkan protokol kesehatan seperti di Baitur Ridwan ini. Tentunya dengan skala masing-masing,” tandas Bima.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bogor, KH Ade Syarmili mengatakan, apa yang dilakukan oleh DKM Masjid Baitur Ridwan merupakan upaya terbaik dalam memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para jemaah.
“Ini merupakan ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Protokol kesehatan yang diterapkan di masjid ini bisa dicontoh dan diikuti oleh masjid masjid lainnya di Kota Bogor,” ucapnya.
Sementara Ketua DKM Baitur Ridwan, Firman Sidik Halim mengaku sangat terharu dan bahagia ketika Pemkot Bogor memberikan izin kembali untuk aktifitas di masjid. Selama PSBB, masjid masjid vakum dan ditutup dari aktifitas berjamaah.
“Kami sangat bahagia karena sekarang masjid dibuka kembali untuk aktifitas shalat jumat. Memang disini sejak awal PSBB sudah menerapkan protokol kesehatan dan menyiagakan petugas khusus. Kita lakukan pengetatan ini untuk keamanan dan kenyamanan jemaah. Terima kasih kepada Walikota Bogor yang sudah berkunjung dan shalat jumat berjamaah disini,” pungkasnya.
Sebelumnya, seluruh masjid di Kota Bogor diperkenankan kembali melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai SE walikota Bogor nomor 440/1814-Hukham dengan penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan dan penyebaran Covid-19.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment