B-CHANNEL, KOTA BOGOR- Sebanyak 53 orang peserta berasal dari Kota Bogor antusias mengikuti gelaran lomba Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Minggu (23/02/20). Kegiatan dilaksanakan di halaman kantor DPC, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Dimulai pukul 09:00 WIB pagi.
Hadir dalam kegiatan, Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang I Danubrata beserta jajaran pengurus, PAC, Ranting dan para kader serta simpatisan partai. Hadir juga Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Ketua MUI Kota Bogor KH Mustofa Abdullah Bin Nuh.
Ketua Panitia MHQ, Eko Octa menyampaikan, kegiatan menghafal Al Qur’an ini merupakan kali pertama diselenggarakan di kantor partai besutan Megawati Soekarnoputri, di kota hujan.
“Mewakili panitia acara MHQ, kami merasa berbahagia sekali menjadi panitia menggelar lomba hafal Al Qur’an. Apa yang membuat bahagia? Karena, saat mendengar lantunan ayat Al Qur’an, siapapun kita umat muslim akan menemui ketenangan jiwa. Dan, kita diingatkan tentang hari esok daripada keduniawian, serta disadarkan, pahala yang istimewa ada di Al Qur’an,†ujarnya saat memberi sambutan.
Melalui gelaran lomba hafal Al Qur’an ini, sambungnya, juga merupakan penegasan PDI Perjuangan tidak seburuk kampanye hitam yang kerap dialamatkan kepada partai tersebut.
“Setiap momentum hari besar Islam, PDI Perjuangan Kota Bogor tak pernah absen menggelar acara. Baik itu momen Ramadan, Hari Raya Idul Fitri hingga ragam peringatan keagamaan lainnya. Dan, kali ini merupakan yang pertama gelaran lomba hafal Al Qur’an. Insya Allah, kegiatan ini nanti akan diperingati setiap tahunnya,†tuturnya sembari mengucapkan terimakasih kepada sejumlah pihak yang sudah membantu terselenggaranya acara tersebut mulai dari DPD PDI Perjuangan Jabar hingga anggota DPR RI, Diah Pitaloka yang sudah memberikan bantuan cindera mata Al Qur’an disertai kelengkapan pendukungnya.
Sementara, Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang I Danubrata menambahkan, acara MHQ dilaksanakan secara serentak di Jawa Barat, termasuk di Kota Bogor. Tujuannya, sebagai bentuk sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa selama ini banyak berita beredar bahwa PDIP sebagai partai anti Islam atau PKI, itu semua tidak benar karena selama ini PDIP sering mengadakan kegiatan keagamaan, salah satunya MHQ ini.
“Kami berharap melalui kegiatan MHQ ini, stigma atau penilaian masyarakat terhadap PDI Perjuangan yang selalu megatif, menjadi penilaian positif. Kami partai yang rajin mengadakan berbagai kegiatan keagamaan, dan MHQ ini kedepannya akan menjadi agenda rutin seperti kegiatan keagamaan lainnya,” ucap Dadang.
Apalagi kondisi Kota Bogor yang semakin tergerus sisi moralitas para generasi mudanya, maka melalui kegiatan MHQ ini, semoga bisa menangkal maraknya aksi kekerasan pelajar seperti tawuran dan lainnya. Ketika pelajar atau para pemudanya di aktifkan di bidang keagamaan, maka akan memberikan nilai positif bagi mereka.
Pada kesempatan, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan MHQ yang dilaksanakan DPC PDIP Kota Bogor.
“Ini sangat bagus dan memberikan edukasi untuk moralitas generasi muda maupun pelajar di Kota Bogor. Saya berharap pihak lainnya bisa melakasanakan MHQ seperti PDIP ini, agar pondasi keimanan kita semakin kuat,” ucap Dedie.
Ditempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor KH Mustofa ABN mengaku gembira, karena masih ada yang peduli terhadap Al Quran. Sekelas PDIP mengadakan MHQ, ini harus diapresiasi dan menjadi kebanggan. Al Qu”ran harus dimiliki bukan hanya mengkoleksi, tetapi membenamkan Al Qu’ran dalam jiwa raga.
“Menyerap Al Qur’an di dalam jiwa raga dan hidup, bukan cuma dibaca biasa saja dan mengoleksinya. Ini juga membuktikan bahwa PDIP benar benar partai peduli dan cinta kepada Islam,” pungkasnya. Semoga kedepan kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan,”ujar Kiyai Toto biasa dia disebut.
Sebagai informasi, kegiatan MHQ PDI Perjuangan Kota Bogor, ini dibagi menjadi tiga kategori. Kategori pertama yaitu untuk tingkat SMP, SMA dan kategori umum. Perlombaan ini akan memperebutkan trofi dan uang pembinaan. Selain trofi dan uang pembinaan, pemenang dalam perlombaan ini, akan diikutsertakan dalam perlombaan MHQ di tingkat provinsi.
Kegiatan ini, merupakan yang pertama kali digelar PDI Perjuangan di Kota Bogor. Dewan juri, yakni Pimpinan Pondok Pesntren Tahfidz Miftahul Falah KH Encep Sujai, Pimpinan Ponpes Qur’an Al Itqon H Asep Fahrurroz dan Pengurus NU Kabupaten Bogor, Rinto Guswit. (er/bc*)




No comment