B-CHANNEL, CIGOMBONG-Â Warga Kampung Ciletuh Hilir Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mendesak pihak pelaksana proyek dalam hal ini PT. KSO group MNC Land untuk membongkar pembangunan beton pagar yang menutup akses jalan warga sekitar.
Sebelumnya, warga memprotes adanya pembangunan pemagaran oleh pihak proyek, karena diduga tidak memiliki izin.
Pengurus warga RW 06 mengungkapkan hak dan keinginan warga untuk segera dipenuhi, agar pelaksana proyek menghentikan kegiatan pembangunan pemagaran.
“Kalau sudah memenuhi hak dan kewajiban warga sesuai aturannya kami tidak akan lagi protes atau mengaggu. Tapi jangan salahkan warga kalau pelaksanaan kegiatannya terganggu atau terhenti, sebab hak serta kewajiban warga dari pihak perusahaan juga belum dipenuhi,”kata Jaja Ketua RW setempat, kepada wartawan kemarin.
Menurut Kepala Desa Wates Jaya Rudi Irawan, bahwa polemik yang terjadi terhadap warganya tersebut lantaran hak dan kewajiban warga dari perusahaan belum terpenuhi.
“Masyarakat kami itu punya hak mengenai apa yang harus dikerjakan. Tidak menuntut banyak ko pada perusahaan yang penting hak kewajibannya dipenuhi, serta mengikuti peraturan warga sekitar,”jelas Rudi.
Sejauh ini, Rudi mengaku bahwa warganya tersebut tidak ingin ribut terus, sebab takut ada prasangka dan pandangan warganya dianggap tukang ribut.
Karenanya, guna menjaga hubungan tetap baik, meminta perusahaan lebih koperatif. Terlebih, selama ini pada Pemerintah Desa juga tidak pernah menjalin koordinasi dengan baik.
“Jadi kami berharap kedepan bisa bersinergi lagi serta memenuhi kewajibannya terhadap masyarakat. Begitupun sebaliknya warga akan menjaga ketertiban, lingkungannya,”harapnya.
Sementara Kuasa Hukum warga Ciletuh, Anghi Triana Ismail menilai apa yang dilakukan perusahaan terhadap warga telah melanggar hak konstitusi. Pasalnya, selama ini yang menjadi hak dan kewajiban warga belum bisa terpenuhi.
“Kami hanya meminta pada perusahan agar segera memberikan hak dan kewajibannya kepada warga selaku klien kami, itu saja. Jangan sampai dilalaikannya, dan pihak perusahan memiliki adab dan rasa kemanusian,” pungakasnya. (Risky/bc)




No comment