Harlah ke-92, GP Ansor Perkuat Solidaritas, Bersatu untuk Negeri dan Jaga Kabupaten Bogor

Screenshot 20260426 173819 1

BOGORCHANNEL.ID– Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bogor menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92, di kantor DPC PCNU Kabupaten Bogor, pada Sabtu (25/04/26). Harlah itu digelar dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Peringatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh kader Ansor dan Banser di Bumi Tegar Beriman untuk merapatkan barisan dan mempertegas komitmen dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Acara turut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, Tokoh Masyarakat H. Rahmat Yasin, Ketua GP Ansor Kab.Bogor, Ketua PCNU Kab. Bogor, Kepala Dinas Sosial Kab. Bogor, Anggota DPRD Kab. Bogor Fraksi PKB, jajaran pengurus PCNU dan PC GP Ansor Kabupaten Bogor, para kiai, tokoh masyarakat, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor.

Ketua GP Ansor Kabupaten Bogor Dhamiry A.Ghazaly dalam sambutannya mengatakan, di usia yang ke-92 GP Ansor ini harus semakin matang, adaptif, dan inovatif dalam merespons dinamika zaman. Kader Ansor dan Banser
di Kabupaten Bogor harus terus menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi beragama, menolak segala bentuk radikalisme, serta bersinergi dengan pemerintah daerah untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat

Melalui kegiatan ini, Dhamiry  menyampaikan harapan GP Ansor Kabupaten Bogor dapat terus mencetak kader-kader pemuda yang tangguh, mandiri, berakhlakul karimah, dan senantiasa istikamah dalam mengawal muruah ulama serta menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

Sementara Ketua PCNU Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad menambahkan, dalam memperingati  Harlah PC GP Ansor yang ke-92 ini bukan usia yang sedikit usia yang sangat matang dalam organisasi dan memberikan sesuatu yang positif untuk berkontribusi untuk negara bangsa dan agama.

“Hari ini adalah hari pembuktian bahwa kita masih ada, bahwa kita masih kuat dan bahwa kita tidak akan pernah mundur menjaga agama bangsa negara, ujar Gus Abdul Somad.

Lanjut Abdul Somad menambahkan, di usia ke-92 Ansor bukan organisasi biasa, Ansor adalah benteng, penjaga dan garda ke depan dalam mempertahankan Ahlussunnah Wal Jamaah dan negara kesatuan Republik Indonesia.

“Kita bukan hanya kumpulan pemuda kita adalah kader, tujuan kita adalah penerus para alim ulama. Kita tidak boleh lemah, dan mundur kalau bukan kita yang menjaga Negeri ini siapa.

“Saya mengajak seluruh kader Ansor Kabupaten Bogor memperkuat barisan, perkokoh poliditas dan tingkatkan kaderisasi, jangan hanya kuat di lapangan tapi juga harus cerdas dalam pemikiran, kuat dalam ekonomi dan unggul dalam teknologi. Karena orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang konsisten bukan orang-orang yang pintar, bukan orang-orang yang punya uang tetapi orang-orang pintar, orang-orang yang punya uang kalah dengan orang-orang yang konsisten,”tambahnya.

Kabag Kemenag Kabupaten Bogor Enjat Mujiat juga mengatakan, hidup yang paling mahal adalah konsisten. Ia mengajak untuk menjaga marwah organisasi untuk terus diperjuangkan bahwa Ansor hari ini lebih kuat dan lebih berani.

Ia melanjutkan, bahwa hari ini adalah Harlah Ansor yang ke-92, Ansor itu adalah bagian dari NU yang menjaga, membawa dan juga memberikan kontribusi positif bagi keagamaan di wilayah masing masing. Karena mereka itu ada masing-masing pengurus Kecamatan sampai ke tingkat masyarakat. Mereka harus merasakan manfaat nya oleh masyarakat dan dampak positif kebhinekaan beragama dan harus kita jaga untuk kehidupan yang positif.

“Pertahanan yang pertama lebih meningkatkan kualitas dan kombinasi, kedua mendapatkan program-program yang baik dan bisa berdampak pada masyarakat nya, untuk mengawal kehidupan keberagaman disamping itu juga banyak program yang bisa dialokasi, caranya adalah dengan program usaha,”paparnya.

Terpisah Ketua Pelaksana Harlah ustd Zack menagih Bupati Bogor untuk bersinergis membangun kabupaten Bogor dengan GP Ansor Kabupaten Bogor guna mewujudkan Kabupaten Bogor berkeadilan dan keberagaman.

“Kami meminta kepada Bupati Bogor agar terus memperhatikan organisasi kepemudaan, kedepan kami berkomunikasi dengan organisasi kepemudaan lainya akan membangun jaringan untuk mengawal visi misi yang saat ini belum berdampak terhadap masyarakat kabupaten Bogor secara lebih luas,”pangkasnya. (*Ist)

Comments are disabled