B-CHANNEL, KOTA BOGOR – Menindaklanjuti tanggapan yang muncul dari walikota Bogor Bima Arya dan pihak pengembang menyangkut keluhan warga terdampak proyek pembangunan apartemen The Swiss Belresidence (TSB) di Jalan Pajajaran V, Kecamatan Bogor Timur. Kuasa hukum warga, Gunara mengapresiasi dan merespon tanggapan dari berbagai pihak, termasuk walikota Bogor. Namun, ia dengan tegas meminta agar permasalahan warga terdampak bisa diselesaikan.
“Pernyataan baik Walikota ataupun pihak Lorena jangan hanya sebatas kata kata saja, tapi harus direalisasikan dengan menyelesaikan persoalan warga. Jangan dianggap sepele adanya permasalahan dengan warga terdampak,” kata Gunara, kepada wartawan, Selasa (03/09/19).
Ia juga mengaku belum mendapatkan jawaban atas surat yang sudah dilayangkan ke Walikota yang juga ditembuskan ke DPRD Kota Bogor dan sejumlah dinas instansi. Namun demikian, pihaknya mengaku masih menunggu dan akan mengambil langkah hukum selanjutnya yaitu melakukan gugatan ke PTUN dan PN Bogor.
“Kalau gak direspon, kita segera melakukan gugatan secara hukum. Kami juga meminta agar pihak legislatif DPRD Kota Bogor turun tangan dan menangani persoalan ini, membela warga terdampak proyek pembangunan apartemen. Sebagai wakil rakyat, mereka wajib membela warganya,” ucapnya.
Bukan itu saja, lanjut Gunara, Walikota Bogor juga harus turun tangan melihat langsung proyek pembangunan dan menelisik memeriksa kembali seluruh berkas berkas IMB. Karena diduga dalam proses terbitnya IMB, terjadi kejanggalam kejanggalan, buktinya masih ada warga yang belum menyetujui pembangunan apartemen itu.
“Kami minta IMB itu ditinjau kembali dan Walikota memeriksa lagi, termasuk warga yang terdampak, Walikota harus melihat langsung lokasi proyek pembangunan disana,” jelasnya. (*)




No comment