Wujudkan Gerakan Revolusi Mental, Ponpes Yasina Adakan Sholawat Dan Istigotsah


Loading

B-CHANNEL, CIGOMBONG – Pesantren Yayasan Insan Sejahtera (Yasina) Kecamatan Cigombong, melaksanakan Sholawat dan Istigotsah serta Pengajian Kitab Ihya Ulumuddin jilid 2, pada Sabtu (04/07/18) malam.

Acara diadakan di Halaman Ponpes Yasina mengambil tema “Membangun Gerakan Revolusi Melalui Sholawat dan Istigotsah”.

Pengasuh Pesantren Yasina, Romdon mengatakan, kegiatan di Ponpes ini adalah bersifat umum, dan baru kali pertama diadakan. Tujuannya mewujudkan gerakan revolusi mental melalui sholat Istigotsah.

Selain itu, kegiatan ini juga merujuk kepada program revolusi mental atau perubahan karakter yang menjadi tolak ukur utama dalam meningkatkan daya saing bangsa yang dibuat pemerintah.

Romdon menjelaskan, program pemerintah tersebut sudah dituangkan dalam Perpres nomor 87 tahun 2017 tentang Pendidikan Penguatan Karakter (PPK). Sehingga, dalam hal ini pihak NU memiliki kewajiban untuk menggerakan hati orang agar senantiasa meminta pertolongan kepada Allah SWT.

“Pada hakekatnya kita tidak mungkin bisa mengatasi problem-problem bangsa ini tanpa ada pertolongannya. Bagaimana cara memohonnya, ya dengan cara bersholawat dan sholat istigotsah, termasuk dengan kajian kitab-kitab Ilya Ulumuddin karya Al Ghazali yang menunjukan sifat tasauf dari NU, “ungkapnya.

Kitab Ilya Ulumuddin sendiri mengandung nilai-nilai yang bisa diambil dan dipetik oleh kita selaku masyarakat indonesia untuk cara bagaimana membangun hubungan relasi antar manusia, sesama umat islam, warga negara dan mahluk hidup lainnya.

“Kami berharap, dengan kitab kajian ini bisa memunculkan ide-ide cemerlang sebagai inplementasi dan nilai nilai berharga bagi kemaslahatan umat dan bisa dibuatkan regulasinya oleh pemerintah demi menspirit dalam meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) baik dari segi pendidikan, kesehatan maupun daya belinya, “ujarnya.

Pelaksanaan ini, sambungnya, sebagai bentuk perjuangan dan ikhtiar pribadinya bersama teman-teman NU serta pesantren didalamnya guna membuat masyarakat damai.

Reporter/foto: Agus Sudrajat

 

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *