B-CHANNEL, KOTA BOGOR– Jalan rusak cukup parah di kawasan elite perumahan Bogor Nirwana Residance (BNR) Bogor Selatan, Kota Bogor disorot anggota DPRD Fraksi PKS Sri Kusnaeni. Pasalnya, kondisi jalan tersebut membuat banyak pengendara khususnya roda dua mengalami kecelakaan karena terjatuh.
“Jadi ini menindaklanjuti banyaknya laporan dari warga diperumahan ke kami. Saya selaku anggota dewan dapil Bogor Selatan sudah sepatutnya mendorong kondisi jalan rusak ini agar ada perhatian dari pemerintah juga pihak manajemen BNR,”kata Sri, kepada BogorChannel.id, Rabu (16/02/22).
Akibat jalan yang rusak parah tepatnya di sekitar Jungle Fest BNR ini, tercatat beberapa warga sekitar yang jatuh saat mengendarai di Jalan.
“Catatan kami ada warga bernama Asyam warga Harmoni 1, Syakira warga Boulevard Harmoni. Mingkin boleh jadi juga ada korban lain yang belum sempat lapor ke saya,”imbuhnya.
Mendapat laporan itu, Sri lantas meninjau ke lokasi jalan rusak di BNR.
“Ternyata pas saya lihat langsung, jalan tersebut memang rusak parah,”ujarnya.
Menyusul hal itu, Sri lantas melakukan komunikasi dengan pihak Dinas PUPR untuk meminta perbaikan. Akan tetapi, setelah ditindaklanjuti pihak dinas ruas jalan tersebut belum diserah terima kan oleh pengembang perumahan ke pemda sebagai fasilitas umum. Sehingga secara aturan perundangan,  belum bisa diintervensi perbaikannya dari dana APBD.
Di satu sisi, Sri melakukan konfirmasi ke pihak manajemen BNR. Hasilnya, mereka belum bisa menyerahkan fasilitas umum tersebut, karena belum memenuhi persyaratan untuk diserahkan dalam kondisi baik.
“Menurut manajemen BNR, pihaknya beralasan karena akibat pandemi covid, jadi keuangan perusahaan sangat terbatas,”katanya.
Kendati demikian, Sri meminta pemkot segera berkoordinasi dengan pihak manajemen BNRÂ untuk bersama mencari solusi permasalahan jalan tersebut. Harapan, jangan sampai ada jatuh korban kesekian kalinya.
Sementara itu, Untung GAP bagian divisi perbaikan kawasan BNR mengakui pihaknya telah melakukan perbaikan dengan kekuatan anggaran yang terbatas.
Ia berharap, roda ekonomi Indonesia kembali stabil. Karena saat ini yang jadi motor hanya Jungle dan Aston, dan itu sangat terpengaruh jika ada pembatasan untuk masyarakat.
Reporter: Erry Novriansyah




No comment